Masuki Era Revolusi Industri 4.0, Indonesia Perlu Manfaatkan Teknologi Digital

JAKARTA- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menekankan kembali visi Indonesia untuk menjadi bangsa digital yang maju yang harus berani memiliki mimpi yang besar. Oleh karena itu, Menteri Johnny mendorong agar masyarakat lebih meningkatkan pemanfaatan teknologi digital.

“Mimpi-mimpi besar ini perlu direalisasikan melalui upaya edukasi dan peningkatan literasi serta capacity building masyarakat Indonesia, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi,” tuturnya dalam acara Compfest Talk: Empowering and Education Society through Technological Innovation, Creative Industry, and Profesional Industry, dari Jakarta.

Mengawali paparan, Menteri Johnny mengatakan saat ini Indonesia sedang memasuki era revolusi industri 4.0. Menurutnya, dalam tahap revolusi industri yang keempat ini, disrupsi teknologi digital semakin masif.

“Berbeda dengan tahap revolusi industri sebelumnya, di tahap ini teknologi dan sistem digital seperti artificial inteligentcloud coumputing, dan internet of things, dimanfaatkan sebagai alat untuk membantu aktivitas sehari-hari,” paparnya

Di saat yang bersamaan, Menteri Kominfo menilai negara lain seperti Jepang juga sedang berupaya untuk merealisasikan era society 5.0 atau era masyarakat baru.

“Meskipun berbeda konteks demografi dengan Indonesia, kita bisa belajar bahwa ruang siber dan ruang fisik tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Menteri Johnny, inovasi teknologi digital hadir untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan sosial ekonomi dalam masyarakat. Ia menyebutkan kondisi demikian menjadikan manusia, benda, juga sistem yang ada menjadi sangat terhubung dalam suatu ruang cyber. 

“Proses ini memberikan nilai baru yang belum pernah dirasakan sebelumnya baik bagi industri maupun bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menteri Kominfo menyatakan era disrupsi digital menjadikan teknologi informatika dan telekomunikasi sebagai hal yang sangat signifikan tidak hanya dalam kehidupan masyarakat tetapi juga dalam hal perkembangan ekonomi negara.

Dalam acara itu, Menteri Johnny menuturkan pada tahun 2045 mendatang di usia 1 abad, Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu dari 5 negara ekonomi terkuat dengan PDB yang diproyeksikan mencapai lebih dari USD9 Triliun. Secara khusus, sektor telekomunikasi akan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap proyek tersebut.

“Sebagai gambaran saja, di masa pandemi Covid-19 ini saat sektor lain pada perekonomian Indonesia justeru mendapat tekanan yang besar dan kontraksi yang sulit dihindarkan, sektor komunikasi dan informatika tetap dapat positif sebesar 9,6% pada kuartal pertama tahun 2020 year-on-year, dan bahkan bertumbuh 2 digit sebesar 10,88% pada kuartal kedua tahun 2020 year-on-year,” tuturnya. (bn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort