Foto: Istimewa
- Politik

Masuk Tim Pakar Debat Capres Jokowi, Yusril: Tidak Ada Salahnya

JAKARTA, suaramerdeka.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi terkait klaim TKN Jokowi – KH Ma’ruf Amin yang menyebut namanya masuk dalam tim pakar paslon 01 jelang debat capres dan cawapres di Pilpres 2019. 

Yusril menjelaskan posisinya dalam tim pakar tak terlepas dari jabatannya sebagai penasihat hukum paslon petahana itu.

“Oleh karena paslon Jokowi-Ma’ruf Amin akan mengikuti acara debat calon di bidang hukum dan HAM, maka tentu dimintakan masukan dari saya,” kata Yusril melalui pesan singkat, Rabu (16/1).

Sebagai penasihat hukum, maka menjadi kewajibannya memberikan masukan, analisis dan pertimbangan hukum kepada paslon 01.

“Bisa saja, tidak ada salahnya,” kata dia.

Apa yang menjadi masukannya nanti secara garis besar terkait dengan apa yang sudah dilakukan Jokowi selama menjalankan roda pemerintahan, dan evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahannya.

“Serta program penegakan hukum dan HAM untuk lima tahun ke depan,” ujar dia.

Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Afriansyah Ferry Noor mengatakan tawaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf meminang Yusril tak terlepas dari intensnya komunikasi kedua belah pihak.

“Pak Yusril berpandangan bahwa Jokowi masih mau mendengar saran, masukan, dan pandangan-pandangannya. Berbeda dengan kubu sebelah,” kata Afriansyah menegaskan.

Debat perdana yang mengangkat tema hukum dan HAM, juga menjadi pertimbangan TKN menggunakan jasa Yusril sebagai mentor debat. Diketahui, pakar hukum tata negara itu pernah mengisi jabatan menteri hukum dan HAM di dua era: Gus Dur dan Megawati.

“Tapi saya belum dapat memastikan, apakah mentor debat ini hanya cukup pada debat perdana atau seterusnya. Saya rasa ini bergantung kebutuhan TKN,” kata dia.

Afriansyah mengakui sejak keputusan Yusril menjadi kuasa hukum, hingga saat ini menjadi mentor debat Jokowi-Ma’ruf, gejolak tetap hadir di tubuh partai. Namun Afriansyah menegaskan, keputusan akhir haluan politik PBB untuk Pilpres akan diambil pada Rakornas PBB nanti.

“Akhir Januari ini,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *