Lokasi KKN UNS Dipindah

  • KLB Hepatitis A di Pacitan

SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memindahkan dua lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2019 yang berada di wilayah KLB Hepatitis A di Kabupaten Pacitan.

Kedua lokasi tersebut yakni di Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Untuk pelaksanaan KKN lokasi dipindahkan ke Kecamatan Donorojo dan Pringkuku.

“Dua lokasi yang berada di daerah KLB Kami pindahkan ke Kecamatan Donorojo dan Pringkuku yang lumayan jauh dari lokasi KLB,” jelas Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Prof Widodo saat mendampingi Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho usai pelepasan 3.331 mahasiswa KKN Tematik periode XI di depan gedung rektorat .

Ia tak menampik cukup banyak orangtua mahasiswa yang takut dan khawatir ketika mengetahui lokasi KKN anaknya berada di daerah KLB.

Berdasar informasi, sebagian orang tua ada yang mengirim surat keberatan anaknya ditempatkan di dua kecamatan yang masuk daftar KLB Hepatitis A tersebut. Kekawatiran orang tua itu direspons LPPM dengan memindahkan ke daerah aman.

Ditambahkan Dr Pranoto, koordinator dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Pacitan, sebanyak 174 mahasiswa yang ditempatkan di Kecamatan Donorojo dan Pringkuku. Mereka tersebar di 18 desa. Dua lokasi baru itu dinyatakan aman karena jaraknya sekitar 60 km dari daerah KLB Hepatitis A.

Sementara itu, Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho mengemukakan terkait status kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A di Pacitan, Prof Jamal menegaskan bahwa lokasi KKN yang berada di Kabupaten Pacitan adalah lokasi aman.

“Kami sudah memperoleh keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan bahwa di Pacitan ada KLB hepatitis A. Namun dari Dinas Kesehatan Pacitan sudah memberikan rekomendasi kalau daerah yang digunakan untuk KKN UNS ini aman karena lokasinya sangat jauh dengan lokasi yang ditetapkan sebagai KLB,” ujar Prof Jamal.

Dalam KKN Tematik Integratif kali ini sebanyak 3.331 mahasiswa disebar ke dalam 20 Kabupaten di Jawa Tengah, 9 Kabupaten di Jawa Timur, 4 kabupaten di Jawa Barat, 2 Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 20 Kabupaten di Luar Pulau Jawa. Total lokasi 317 Desa, 91 Kecamatan, 55 Kabupaten dan 16 Provinsi.

Dalam sambutanya Rektor mengemukkan jika KKN UNS harus menjadi bagian dari solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat desa. Untuk itu, UNS harus tuntas dalam membuat program di suatu lokasi KKN dan tidak akan pindah ke lokasi KKN lain sebelum masalah yang ada dirasakan solusi dan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk itu, Prof Jamal berharap agar setiap kali penerjunan mahasiswa KKN selalu berdasarkan pada sebuah roadmap program yang menyatu dengan Rencana Strategis (Renstra) pengembangan desa lokasi KKN. (G18-21)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort