“LaluKau”, Yang Terkini dari Radar Panca Dahana.

Jakarta, Suaramerdeka.News —
Teater Kosong kembali akan mempersembahkan karya panggung terbaru Radhar Panca Dahana(RPD), berjudul “LaluKau”

Judul sama dari buku keempat tetralogi puisi RPD dengan tajuk “Lalu”. Buku terbitan Kompas awal Februari 2020 ini, bisa diperoleh di semua toko buku Gramedia dan toko buku lain. Pencinta karyakarya RDP dapat menghayati bagaimana RPD mengekspresikan pengalaman batin dan spiritualnya selama ini.

Pengalaman itu akan diwujudkan dalam panggung teatrikal khas Teater Kosong, di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, pada tanggal : 18-19 Februari 2020, mulai
pukul 20.00 WIB.

Gladi resik LaluKau. (SMNews/Doc).

Panggung teatrikal karya sastra ini adalah sub genre baru di teater Indonesia, juga dunia. Dipelopori oleh RPD di tahun 1985 saat ia panggungkan Simfoni Duapuluh, kumpulan puisi pertamanya, di auditorium Bulungan, Jakarta Selatan.

Dalam perkembangan bentuk teatrikal-sastra ini, selain memaksimalkan seluruh elemen teatrikal panggung, juga memanfaatkan teknologi mutakhir untuk memperkuat kualitas dramatik, isi atau makna terdalam sastra hingga spectacle dalam artistik.

Pentas LaluKau, akan mengerahkan tata panggung yang mobile-dinamis, teknologi video mapping, menggunakan hologram yang akan hadirkan bukan hanya sensasi inderawi tapi juga substansi batiniahnya.

Pembacaan puisi spiritual RPD ini, akan didukung aktor-aktris senior yang juga sahabat RPD. Seperti Deddy Mizwar, Niniek L Karim, dan Iwan Fals, yang akan membawakan beberapa lagu yang ia ciptakan khusus dari puisi RPD untuk pentas ini.

Tidak ketinggalan Aning Katamsi, soprano kondang, akan perkuat panggung sastra ini bersama Paduan Suara Kancatala. Plus, musik orkestrawi pemusik Teater Kosong, Yaser Arafat Ensemble.

Penonton dijanjikan akan mendapatkan sesuatu yang “lebih” dari sekadar sastra dan teater. (benny benke — 69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *