KPU Pekalongan Masih Tunggu Calon Perseorangan

KAJEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan masih menunggu calon perseorangan yang ingin mendaftar sebagai kepala daerah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Adapun penyerahan dukungan bagi calon perseorangan ke kantor KPU setempat pada 19 -23 Pebruari 2020. Namun, sampai empat hari pelaksanaan penyerahan dukungan belum ada yang mengajukan secara resmi.
”Memang ada beberapa orang yang datang ke sini (kantor KPU), tapi masih sekadar konsultasi dan menanyakan persyaratan serta teknis pengajuan penyerahan berkas,” kata Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal, kemarin siang.
Beberapa hari lalu kedatangan salah seorang yang mengaku mau mendaftar calon perseorangan dan sudah berkonsultasi. KPU lalu memberi langkah-langkah dalam rangka penyerahan dukungan, antara lain harus membuat surat mandat guna pelaksanaan pembinaan teknis (bintek). Dua hari berikutnya, mereka menyerahkan mandat dan mengirimkan dua orang yang diutus menjadi operator dan satunya sebagai penghubung.
Pihaknya pun segera memfasilitasi dan memberikan bintek kepada dua orang yang menjadi utusan calon perseorangan. Bintek ini dilakukan karena dalam mengumpulkan dukungan itu bentuknya bukan hanya fisik atau fotokopi E-KTP. Tapi, juga mengrimkan softcopy dukungan yang diinput melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon).
Menurut informasi, calon itu sudah mengumpulkan 18.000 fotokopi E-KTP. Padahal syaratnya, sesuai dengan ketentuan dukungan yang harus dipenuhi 54.435 fotokopi sehingga jumlahnya masih cukup jauh.
Jemput Bola
”Sebenarnya kalau dari calon perseorangan memiliki posko khusus, kami akan mendatanginya,” tegas Abi.
Sistem jemput bola ini ditujukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tim ataupun calon perseorangan dalam memenuhi persyaratan pencalonan. Dengan demikian, bila dirasa masih ada kesulitan, maka KPU akan berusaha membentu atau memecahkan solusi agar pemenuhan persyaratan dari calon perseorangan berjalan lancar.
Menyinggung persiapan pembentukan panitia pemilu di tingkat desa, Abi menyebutkan, belum lama ini telah menggelar rapat koordinasi dengan para camat dan OPD terkait di Kabupaten Pekalongan. Hasilnya, penerimaan pendaftaran PPS akan diumumkan pada 15-17 Februari 2020 dan berkas pendaftarannya harus masuk pada 18-24 Februari 2020. Adapun pelaksanaaan pendaftaran bisa dilakukan di tiga tempat, yakni kantor KPU, seluruh kecamatan, dan seluruh desa di Kabupaten Pekalongan.
Dengan demikian, tandasnya, memudahkan masyarakat yang ingin mendaftar sebagai anggota PPS. Sebab lokasi Kabupaten Pekalongan luas sehingga jika ingin mendaftar bisa menuju ke tempat terdekat. Adapun jumlah petugas PPS yang diterma secara keseluruhan 855 orang atau tiap desa yang diterima enam orang. (H4-38)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *