Kondisi Jandia dan Komar Membaik

SEMARANG-Kondisi dua pemain PSIS Semarang, Jandia Eka Putra dan Komarodin berangsur membaik. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit saat bertanding melawan Persela Lamongan pada laga lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Sabtu (6/7).
General Manager PSIS, Wahyoe Winarto menyebut kedua pemain ini menderita cedera berbeda dan dalam momen yang tidak bersamaan. Komar harus dilarikan pertama ke rumah sakit di menit ke-25 karena diganjal pemain lawan. Lalu, Jandia menyusul di menit ke-69, setelah tiga kali berbenturan dengan pemain lawan dalam sepuluh menit terakhir.
Di momen itu, Komar digantikan Matsunaga Shohei yang akhirnya bisa menyumbangkan gol bagi PSIS. Adapun posisi Jandia digantikan Joko Ribowo. Joko mampu mempertahankan kemenangan PSIS dengan skor 2-0 hingga akhir laga.
Pria yang akran disapa Liluk ini menjelaskan Jandia sempat mengalami cedera di bagian leher belakang. Sementara itu Komar sempat mengeluh sakit di bagian pinggang.
”Jandia dan Komarudin sudah membaik. Menurut dokter tidak mengalami masalah serius. Namun kami belum bisa memastikan apakah keduanya bisa dibawa untuk bertandang ke Borneo FC,” kata Liluk.
Beristirahat
Kehilangan dua pemain ini memang tidak terlalu vital bagi PSIS. Sebab Komar selama ini menjadi pemain pelapis bagi trio Hari Nur-Septian David-Silvio Escobar. Komar dimainkan Jafri Sastra karena Hari Nur baru saja sembuh dari sakit.
Adapun posisi Jandia bisa ditempati Joko Ribowo. Dua kiper ini memang secara bergantian dimainkan tanpa ada status kiper utama bagi PSIS.
”Kami akan lihat dulu kondisi terakhir nanti, siapa yang siap dan tidak. Karena memang hanya sekitar 18 pemain yang nanti akan dibawa untuk bermain di laga tandang,” lanjut Liluk.
Saat ini tim pelatih memberikan kesempatan kepada Jandia dan Komar untuk beristirahat dahulu di pekan ke delapan nanti. Sementara itu, pemain yang berpeluang untuk kembali turun ke lapangan jauh lebih besar yakni Hari Nur.
Namun, jika nanti ketiganya tidak bisa dibawa ke Samarainda, maka PSIS kehilangan lima pemain. Dua orang pemain yang sudah pasti absen karena akumulasi kartu yakni Safrudin Tahar dan Fredyan Wahyu
”Untuk solusi absennya Tahar dan Fredyan, kami masih punya Soni Setiawan, Kalvin Wopi, dan Ganjar Mukti. Mereka juga oke. Memang saatnya rotasi agar semua dapat kesempatan bermain,” tandas Liluk.
Menurutnya tim pelatih sudah mempersiapkan opsi terkait solusi yang bisa dilakukan dengan kemungkinan terburuk. Hal itu disebut Liluk, semua kewenangan ada ditangan.(mam,H85-67)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort