Kesempatan Pulihkan Kebugaran

SEMARANG, Suaramerdeka.news – Usai takluk dari Persib Bandung dengan skor 0-1 akhir pekan kemarin, PSIS Semarang meliburkan latihan selama dua hari.

Hal ini dikarenakan Laskar Mahesa Jenar menjalani jadwal yang padat, dengan adanya dua laga dalam sepekan terakhir.

Asisten Pelatih PSIS, Dwi Setyawan, menyebut kesempatan rehat para pemain ini diberikan agar Hari Nur dan kolega bisa melakukan pengembalian kebugaran. Rencana, penggawa PSIS akan kembali berlatih di Magelang pada Rabu (24/7) ini.

“Pada Senin (22/7) dan Selasa (23/7) para pemain libur latihan. Baru pada Rabu pagi, kami mulai latihan lagi,” kata pria yang akrab disapa Londo ini.

Beberapa pemain dipersilakan untuk kembali pulang kampung. Namun bagi pemain asal luar Pulau Jawa dan luar negeri masih menetap di Mes PSIS di kawasan Metroyudan Kabupaten Magelang.

”Safrudin Tahar, Aldaier Makatindu, Wallace Costa, Matsunaga Shohei misalnya, tidak mungkin dia pulang kampung karena libur hanya sebentar. Sementara yang tempat tinggalnya masih terjangkau jarak tempuhnya, kami persilakan untuk pulang,” lanjut Londo.

Terdekat PSIS akan bertandang ke markas PSM Makassar pada 29 Juli mendatang. Namun, PSIS masih menunggu konfirmasi apakah laga akan diundur atau tidak. Mengingat PSM harus menjalani final leg kedua melawan Persija Jakarta di kandang.

”Yang pasti, kami menunggu kabar resmi pekan ke-11. Kami juga dipastikan tidak akan diperkuat Patrick Mota yang terkena hukuman larangan bermain, karena menerima kartu merah melawan Persib Bandung. Selain itu, Tegar Infantrie juga kemungkinan absen karena dipanggil seleksi tim nasional Indonesia U-22,” ungkapnya.

Sebelumnya, manajemen PSIS menerima undangan resmi untuk Tegar Infantrie dengan nomor 2582/AGB/524/VII-2019 yang ditandatangani Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, 18 Juli lalu. Agenda pemusatan latihan akan berlangsung di STC Senayan, Jakarta, 20-31 Juli 2019. Manajemen PSIS sebelumnya sudah mengajukan agar Tegar Infantrie mendapat dispensasi untuk menyusul di pemusatan latihan usai menghadapi Persib Bandung.

Pemain PSIS lain, Arthur Barrios Bonai, juga pernah mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior asuhan Simon McMenemmy. Selain itu, bek kanan Fredyan Wahyu dan Septian David Maulana pernah merasakan berkostum Merah-Putih.

Kebanggan diungkapkan Pelatih Kepala PSIS, Jafri Sastra. Dia melihat Tegar Infantrie pantas untuk dipanggil karena penampilannya yang impresif musim ini.

”Tidak masalah Fantrie meninggalkan tim sementara. Kami justru bangga karena dia sudah pasti dinilai layak untuk mengikuti seleksi,” imbuh Jafri. (mam, H85-47)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort