Kenaikan Belanja Pegawai Bebani APBD

KEBUMEN, Suaramerdeka.news – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kebumen menyoroti kenaikan anggaran belanja pegawai yang mencapai Rp 1.204.261.379.000 atau separuh lebih dari total belanja.

“Mestinya kan menurun prosentasenya, karena jumlah kenaikan ASN di Kebumen tidak terlampau banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Wakil Ketua DPRD Kebumen Bagus Setiyawan saat jumpa pers mengenai laporan Banggar terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018 di ruang pimpinan Dewan, kemarin.

Diketahui, kenaikan belanja pegawai itu lantaran ada penambahan alokasi anggaran untuk tunjangan penghasilan pegawai (TPP) menyusul pengangkatan tenaga harian lepas (THL) di seluruh OPD lingkungan Pemkab.

“Ini (anggaran) berpotensi membebani APBD di masa mendatang karena akan meningkatkan prosentase belanja pegawai,” terangnya.

Terkait pengangkatan THL untuk mengisi kurangnya jumlah ASN pada staf, lanjut Bagus, dalam UU 23/2014 tidak ada nomenklaturnya. “Yang ada hanya ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” imbuhnya. Laporan Banggar itu juga disampaikan dalam paripurna yang sempat ditunda Kamis (11/7).

Pihaknya pun merekomendasikan kepada pemkab untuk menyusun roadmap kebijakan perekrutan PPPK untuk mengatasi kekurangan pegawai lini staf dengan mengutamakan seleksi THL yang ada.

Selain menyoroti belanja pegawai, Banggar mencermati pendapatan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Rp 121.770.000.000 yang penggunaannya berpotensi terjadi penyalahgunaan.

Masih ada sorotan Banggar terkait dana hibah dan bantuan sosial Rp 31.871.200.000 yang realisasi hingga akhir anggaran mencapai 96,52 persen. Namun dari realisasi tersebut masih ada yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

“Kami meminta ada revisi perbup tetang hibah dengan menambahkan sanksi bagi penerima yang terlambat atau tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban,” tandas Bagus.

Sedangkan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun 2018 dinilai terlalu besar mencapai Rp 201.692.379.502.50. “Ini tentu akan mendapat penilaian kurang tepat dari pusat,” ujarnya. (K5-26)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort