Kemendikbud Kembali dipercaya Susun Soal Seleksi CPNS


JAKARTA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali dipercaya untuk menyusun soal seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahap seleksi kompetensi dasar (SKD). Penyusunan soal SKD tersebut melibatkan unsur dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). 

Kemendikbud juga melibatkan para koordinator penyusunan soal CPNS tahun 2018 yang merupakan dosen-dosen yang berkompeten dari perguruan tinggi, serta didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyerahkan naskah soal SKD CPNS tahun 2019 kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan CPNS Tahun 2019, yang diwakili oleh Menteri PAN dan RB, Tjahyo Kumolo. Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, turut hadir menyaksikan serah terima soal SKD CPNS 2019 yang berlangsung di Kantor Kemendikbud.

“Sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaring calon-calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkelas dunia, penyusunan soal SKD tahun 2019 dilaksanakan melalui beberapa tahapan dan dengan melibatkan berbagai pihak,” ujar Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim saat serah terima soal SKD CPNS 2019 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/1).

Penyusunan kisi-kisi soal SKD tahun 2019, lanjut Nadiem, diawali dengan proses evaluasi soal dan kisi-kisi SKD tahun 2018. Dalam prosesnya, penyusunan soal SKD tahun 2019 menggunakan aplikasi yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian Negara.

“Selanjutnya, untuk memastikan bahwa soal yang telah disusun sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, telah dilakukan telaah bahasa oleh para ahli bahasa dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta membantu Kemendikbud dalam penyusunan soal. Soal SKD CPNS 2019 diserahkan Mendikbud kepada Panselnas, yaitu Menteri PAN dan RB selaku Ketua Tim Pengarah Panselnas untuk selanjutnya dapat digunakan dalam Seleksi Pengadaan CPNS Tahun 2020 di lingkungan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.

Nadiem juga menyatakan komitmen Kemendikbud untuk selalu dapat membantu proses pengadaan CPNS secara akuntabel dan transparan. 

Hal tersebut dilakukan agar dari hasil seleksi dapat diperoleh calon-calon ASN yang berintegritas, nasionalis, profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki jiwa keramahtamahan (hospitality), memiliki kemampuan membangun jejaring (networking), dan memiliki jiwa wirausaha (entrepreneurship), atau yang biasa disebut dengan SMART ASN. (nya/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *