Kemampuan Pemandu Arung Jeram Ditingkatkan

PURWOREJO –Kabupaten Purworejo memiliki banyak destinasi yang berhubungan dengan air dikembangkan oleh pelaku wisata. Guna meningkatkan kemampuan pengelola dan memberi rasa aman bagi pengunjung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas SDM kepariwisataan bagi pemandu arung jeram.
Pelatihan diikuti 46 peserta dari berbagai desa wisata serta pelaku wisata minat khusus yang ada di Purworejo. Tiga narasumber dihadirkan untuk memberikan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (17-19/6), di Hotel Sanjaya Inn Purworejo.
Ketiga narasumber tersebut merupakan pelaku wisata arung jeram yang sudah memiliki sertifikat, yakni dari The Pikas Banjarnegara, Totok dari Purbalingga, serta Wawan yang selama ini berkecimpung di arung jeram Sungai Elo (Kabupaten Magelang).
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Dinparbud, Dyah Woro Setyaningsih mengungkapkan, pelatihan dilaksanakan dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). “Ada beberapa paket yang akan kami adakan untuk wisata di Purworejo. Setidaknya ada enam kegiatan dan hari ini kami mulai yang pelatihan arung jeram,” ungkapnya.
Paket Kegiatan
Pelatihan peningkatan kapasitas SDM untuk arung jeram lebih awal dilaksanakan mengingat debit air yang mulai menipis di awal musim kemarau ini. Menurutnya, di Purworejo terdapat banyak wisata yang bersinggungan dengan air, sehingga dengan pelatihan diharapkan mereka akan lebih siap saat menjadikan aliran air sebagai salah satu paket kegiatan wisatanya.
“Sudah ada objek yang turut mengikutsertakan dalam paket, tapi masih banyak yang belum,” tuturnya.
Pelatihan yang diberikan tersebut, lanjutnya, sebenarnya tidak semata arung jeram saja, tetapi ada juga kegiatan yang bersinggungan, seperti tubing dan rapling. Dengan pelatihan yang diberikan, juga diharapkan akan lebih membuka wawasan para pengelola dan bisa memasukkan beberapa paket baru.
“Selain itu, mereka juga tidak akan mengabaikan aspek keamanan pengunjung,” imbuhnya.
Dalam pelatihan itu peserta diberikan teori maupun praktik. Bahkan praktik diberi porsi lebih banyak yang dilaksanakan di Sungai Bogowonto tepatnya di Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang. (H87-26)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort