Kampung Sukorejo Miliki Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

SRAGEN – Suasana peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI terasa saat memasuki Dukuh Sukorejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Di sepanjang jalan Kampung Sukorejo terlihat ratusan bendera dan umbul-umbul terpasang. Jalan kampung terlihat bersih. Taman di halaman depan rumah penduduk, juga terlihat rapi dan tertata.

“Warga kami baru saja mengikuti penilaian Lomba Desa Sehat Cerdas Sejahtera tingkat kabupaten,” tutur Budi Rahayu, ketua RT 23 Dukuh Sukorejo, saat dihubungi, kemarin.

Karena penilaian lomba digelar menjelang HUT Kemerdekaan RI, lanjut Budi Rahayu, maka nuansa di sepanjang jalan masuk kampung terlihat berjajar umbul-umbul dan bendera. Suasana kampung terlihat meriah.

Budi Rahayu mengungkapkan, Kampung Sukorejo memiliki program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Program kampung STBM mewujudkan lima pilar dasar pembangunan. Kelima pilar itu, warganya tidak membuang air besar secara sembarangan. Warga sepakat jika cuci tangan memakai sabun. Warga mengelola air minum rumah tangga yang bersih dan sehat.

“Kami juga mengelola sampah rumah tangga,” tutur Budi Rahayu. Warga sudah merintis pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Dikatakan, sampah rumah tangga dan limbah cair itu diproses menjadi pupuk organik. Warga di dukuh itu juga memiliki bangunan seluas 5 m x 10 m untuk membuat pupuk organik. Pengelolaan pupuk organik melibatkan pemuda karang taruna Dukuh Sukorejo. “Lima pilar dukuh itu sudah dilaksanakan warga secara konsisten,” tambah Budi Rahayu.

Pedagang telur asin itu juga sudah mencanangkan Kampung Sukorejo sebagai Kawasan Wajib Mengaji dan Belajar antara pukul 18.00-20.00 WIB. Anak-anak dan remaja pada jam yang ditetapkan itu diimbau tidak bermain ponsel, namun menggunakan waktu untuk belajar.

Yuli, warga Pungkruk, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, heran melihat wajah Dukuh Sukorejo saat ini.”Kampungnya bersih, jika malam lampu penerangan jalan terang benderang,” tuturnya.

Budi mengaku bangga melihat perilaku warganya yang memiliki pola hidup bersih, terutama dalam menata lingkungan sekitar rumah tinggal. Untuk program ke depan dia menginginkan kampung itu bebas asap rokok. (nin-51)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *