Jasa Raharja Terus Bertransformasi.

Jakarta, Suaramerdeka.News —
Transformasi adalah sebuah keharusan. Tidak bisa dihindari. Demikian halnya dengan Jasa Raharja yang terus bertransformasi mengikuti dan menyelarasi perkembangan zaman, dengan terus memperbaharui sistem pelayanannya.

Demikian dikatakan Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja Wahyu Wibowo dalam Media Gathering, “Transformasi Manajemen Resiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja” di Baxter Smith Jakarta,  Rabu (13/11).

Wahyu Wibowo menerangkan, 
Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Negara yang diamanahkan untuk menyelenggarakan Perlindungan Dasar, sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. Dan UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Tugas pokok Jasa Raharja adalah menyerahkan Santunan bagi Korban Kecelakaan alat angkutan umum Darat, Laut dan Udara dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar.

Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja Wahyu Wibowo (tengah). SMNews/Bb.

Jasa Rahanja melalui Divisi Teknologi lnformasi dan Komunikasi sebagai penunjang atau role support dalam proses bisnis senantiasa mendukung segala operasional perusahaan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dengan beberapa dukungan inovasi digital yang dihadirkan secara berkesinambungan dan kontinyu, Jasa Raharja mengklaim telah meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses bisnis perusahaan, bahkan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan.

Sampai dengan saat ini, Jasa Raharja mempunyai 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 62 kantor perwakilan, 65 kantor KPJR dan 1285 samsat yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Setiap harinm rata-rata klaim Jasa Raharja sebesar 518 klaim per hari, rata-rata kendaraan sebanyak 263.098 kendaraan per hari, rata-rata SWDKLLJ 260.397 kendaraan per hari, rata-rata luran Wajib 2.701 kendaraan per hari.

“Selain itu, saat ini Jasa Raharja telah menjalin kerja sama dengan Gojek dengan ditandai telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman atau MoU dan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sehingga semua penumpang Go-Car saat ini telah terjamin juga oleh Jasa Raharja,” imbuh Wahyu Wibowo.

Wahyu Wibowo. SMNews/Bb.

Ke depannya Jasa Raharja juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan transportasi online Iainnya, yaitu Grab agar semua penumpang Grab-Car juga dapat terjamin ketika melakukan perjalanan.

Wahyu Wibowo menambahkan, Transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mempunyai tujuan untuk melakukan optimalisasi bisnis proses interaksi dengan ekosistem serta menciptakan bisnis modeI atau platform baru.

“Sampai saat ini pelayanan Jasa Raharja,  kalau dari skala satu sampai sembilan,  berada di angka sembilan. Meski demikian kita tidak berpuas diri, ” kata Wahyu Wibowo yang mengklaim tingkat pelayanan Jasa Raharja untuk kawasan di Asia Tenggara adalah yang terbaik.

Jika di negara lain bisa sampai beberapa Minggu atau bulan, dalam penyerahan klaim atau penyerahan santunan kecelakaan pada korban, di Indonesia karena keberadaan Jasa Raharja, menurut Wahyu Wibowo,”Bisa dalam hitungan hari atau jam malah, ” katanya.  (Benny Benke — 69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *