Jalan Menuju Ngloram Akan Dilebarkan

BLORA – Jalan raya dari pertigaan Pasar Mulyorejo (Pasar Merah-Red) menuju Bandar Udara (Bandara) Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, akan dilebarkan dari empat meter menjadi enam meter. Hanya saja karena keterbatasan anggaran, pengerjaanya akan dilakukan bertahap hingga beberapa tahun. Selain dilebarkan, jalan penghubung sejumlah desa di Kecamatan Cepu tersebut juga akan diperbaiki. Tahun ini dianggarkan dana sekitar Rp 1,2 miliar.

”Untuk tahun ini akan ada rigid beton (pengecoran-red) di ruas jalan tersebut sekitar 200 meter,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Samgautama Karnajaya, Rabu (15/1).

Sekadar diketahui, untuk menuju Bandara Ngloram dari arah Cepu, pengendara terlebih dahulu melewati jalan raya Cepu-Randublatung yang merupakan ruas jalan Provinsi Jateng. Sesampainya di pertigaan Pasar Mulyorejo yang berjarak sekitar tiga kilometer dari pusat Kota Cepu, pengendara belok ke selatan untuk sampai ke Bandara Ngloram. Jalan raya dari pertigaan Pasar Mulyorejo menuju Bandara Ngloram sepanjang sekitar tiga kilometer merupakan ruas jalan Kabupaten Blora. Jalan raya tersebut melintasi tiga desa, yakni Desa Kentong, Desa Kapuan dan Desa Ngloram. Kondisinya kini mengalami kerusakan di sejumlah titik. Selain kurang bagus, ruas jalan itu juga relatif sempit. Lebarnya hanya empat meter.

”Untuk simpangan kendaraan sangat riskan. Karena sudah ada bandara, nantinya ruas jalan itu akan dilebarkan, sehingga kendaraan yang simpangan bisa lebih leluasa,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Samsul Arief.

Pernyataan senada dikemukakan pula Wakil Bupati (Wabup) Blora, Arief Rohman. Menurutnya, untuk mendukung operasional Bandara Ngloram, ruas jalan yang berada di sekitar bandara akan diperbaiki dan dilebarkan.

”Nantinya juga akan dibangun jalan akses yang baru menuju bandara. Sehingga Bandara Ngloram akan terintegrasi dengan Stasiun Kapuan karena lokasinya berdekatan,” tandasnya.

Khusus untuk jalan akses yang baru, Pemprov Jateng direncanakan akan memberikan dukungan berupa anggaran pembebasan lahan. Andriyani, salah seorang warga Desa Ngloram menuturkan, sudah saatnya jalan raya dari pertigaan Pasar Mulyorejo menuju Desa Ngloram diperbaiki dan dilebarkan. Menurutnya, sejak satu tahun terakhir volume kendaraan yang melewati jalan tersebut mengalami peningkatan signifikan.

”Ya karena ada Bandara Ngloram. Banyak warga yang datang ingin melihat bandara tersebut, sehingga lalu lintas menjadi lebih ramai,” ujarnya. (H18-63,58)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *