Internasionalisasi Fokus UKSW sejak Berdiri

SALATIGA – Sebanyak 736 lulusan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) diwisuda Rektor UKSW Salatiga, Neil Semuel Rupidara SE MSc PhD, Sabtu (29/6). Di antara ratusan lulusan itu, Marchelano Mitchel Imanuel Wirabuana Lasut (23) dan Fairuz Khansa Herrianshah (23), merupakan lulusan yang sama-sama memiliki pengalaman mengikuti program internasional selama kuliah di UKSW Salatiga.
Marchelano adalah lulusan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Teknologi Informasi (FTI). Dia dua kali lolos seleksi program Association International des Étudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC). Thailand dan India menjadi negara tempat tujuan pria kelahiran Manado ini untuk mengikuti program tersebut yang merupakan organisasi pemuda internasional untuk pengembangan kepemimpinan.
“Global volunteer saya ikuti di Thailand selama sepuluh minggu, sedangkan di India saya mengikuti program global talent selama lima bulan,” kata Marchel, saat geladi bersih Wisuda Periode I 2019/2020, di Balairung UKSW Salatiga, Jumat (28/6).
Marchel yang juga bergabung di kelompok paduan suara tingkat universitas (Voice of SWCU) dan meraih beragam prestasi ini mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan internasional yang diikutinya.
“Pengalaman mengajar bahasa Inggris di pedalaman Thailand dan magang kerja di India memberikan wawasan baru bagi saya,” imbuhnya.
Keberangkatan Marchel ke India juga ditopang pembiayaannya oleh Kemenpora lewat Program Pemuda Magang Luar Negeri yang merupakan kerja sama AIESEC dan Kemenpora.
Tak jauh berbeda dengan Marchel, Fairuz Khansa Herrianshah (23), lulusan dari Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) juga mendapat kesempatan magang di National Chung Cheng University, Taiwan.
“Awalnya saya dapat informasi dari tata usaha ada program magang di Taiwan. Kemudian ikut kelas presentasinya dan mulai membuat research plan, sampai pada akhirnya lolos scholarship. Saingannya tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari luar negeri,” kata Khansa.
Belajar Beradaptasi
Banyak hal didapatnya ketika di Taiwan seperti, belajar beradaptasi di negara baru, mengenal teman-teman dari berbagai negara mulai dari Taiwan, Thailand, Vietnam, India hingga Amerika Serikat diakui penyuka olahraga karate ini menjadi pengalaman yang berkesan.
Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara SE MSc PhD mengatakan, internasionalisasi tersebut sejalan dengan salah satu fokus UKSW Salatiga yang sejak berdiri pada 1956 hingga akhir 80-an telah menghadirkan dosen dan belakangan mahasiswa (peserta program jangka pendek) dari sejumlah negara.
Menurutnya, atmosfer internasionalisasi pada zaman itu lebih mengarah pada pengajaran yang bersifat arus masuk sumber daya manusia (SDM) ke UKSW Salatiga. Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi, saat ini tidak hanya mengarah pada pengajaran saja, tetapi internasionalisasi juga diarahkan kepada kegiatan yang menghasilkan pengetahuan baru (knowledge production) dan bersifat multi arah, termasuk mobilitas SDM ke luar negeri. Pengalaman dua lulusan yang diwisuda kali ini menandakan pihak luar mau bekerja sama dengan UKSW dan mengganggap kampus ini sebagai partner setara. (arw-40)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort