Helmy Yahya: Kalau Ada Penyimpangan Sudah Disemprit BPK

JAKARTA – Helmy Yahya angkat suara terkait masa kepemimpinannya sebagai Direktur Utama TVRI. Helmy menjelaskan rebranding TVRI di masanya membuat televisi milik pemerintah ini menjadi lebih keren dari sebelumnya.

“Rebranding buat TVRI lebih keren dari segala hal, karyawan bangga pakai pakaian TVRI,” kata Helmy di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 17 Januari 2020.

Helmy menegaskan anggaran untuk TVRI tersebut tidak ada yang tidak sesuai. Ini katanya merupakan kreativitas para direksi dalam mengembangkan anggaran yang ada.

“Tidak ada penyimpangan. Kalau ada penyimpangan bisa disemprit BPK.
Kami kan konsultasi,” ujar Helmy.

Kakak dari Tantowi Yahya ini juga menyatakan gaji para karyawan TVRI selalu bisa dibayar. Sementara untuk honor harus disusun pertanggung jawabannya baru dibayarkan.

Helmy mengungkapkan, Dewan Pengawas sejauh ini selalu ketat terhadapnya. Bahkan, Dewas katanya sudah sangat sering mengirimkan surat kepada Helmy.

“167 surat dikirim Dewas kepada saya. 158 surat 2019 untuk Dirut. Kalau lihat ini, cinta kali Dewas kepada saya. Tiap dua hari saya dikirimkan surat cinta. Apakah kami rasakan pengawasan terlalu ketat, rasanya iya, mungkin karena saking cintanya Dewas kepada Dirut,” sindirnya.

Sebelumnya dalam surat pemecatan, Helmy diberhentikan dari jabatannya yang sejatinya selesai pada 2022. Disebutkan ada lima pertimbangan yang mendasari pemberhentian tersebut. (vvn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *