PIMPIN RAPAT : Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono (tengah), kemarin memimpin rapat rencana peringatan Hani dan peresmian sekolah antinarkoba. (27)
- Regional Jateng

Gubernur dan Kapolda Diagendakan Resmikan Sekolah Antinarkoba di Congol

UNGARAN, Suaramerdeka.news – Gubernur dan Kapolda Jateng diagendakan hadir dalam peresmian sekolah antinarkoba di kompleks pendidikan dan latihan Bina Lingkungan, di Congol, Karangjati, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu 17 Juli. Untuk mempersiapkan acara yang juga dikemas dengan Peringatan Hari Narkotika Internasional (Hani) itu, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak selaku panitia. Mereka adalah Barisan Anti-Narkoba Nasional (BANN) Kabupaten Semarang, Kesbangpolinmas, Dishub, Kemenag, Satpol PP, Dinkes, Kodim, serta sejumlah pihak terkait.

”Perlu kami siapkan layout lokasi dan rundown acara. Kami berharap Gubernur dan Kapolda memberi dukungan pada kegiatan ini,” kata Sekda dalam rapat di Setda Kabupaten Semarang, kemarin.

Gunawan Wibisono menambahkan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada BANN yang telah berkiprah sebagai sukarelawan yang turut memerangi bahaya narkoba. Pria yang biasa disapa Soni itu meminta semua komponen harus bersatu memerangi narkoba. ”Ini sudah menjadi extraordinary kasus, karena narkoba sudah merasuki anak-anak lewat permen dan lain-lain.”

Pihaknya sangat mengapresiasi berdirinya sekolah antinarkoba secara swadaya masyarakat dan perusahaan swasta. ”Kami ingin membangun tata nilai dan kultur yang baik untuk generasi mendatang. Penting juga nanti buku modul sekolah antinarkoba masuk kurikulum wajib di sekolah,” kata Soni.

Ketua DPD BANN Kabupaten Semarang, Muslih mengatakan, saat ini narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. ”Banyak anak yang alim atau baik di rumah, belum tentu baik di luar. Karena itu, orang tua perlu waspada,” tuturnya.

Menurut Muslih, pengurus BANN dilantik 2 September 2018 dan telah melakukan gebrakan membuat pelatihan di sekolah antinarkoba yang telah diikuti guru olahraga, guru BK, dan ibu-ibu dharma wanita.

Manajer CV Jati Kencana Beton, Dahwan mengatakan, pihaknya memberikan fasilitas tempat untuk sekolah antinarkoba di wahana Bina Lingkungan. ”Saat ini kami juga mengembangkan aktivitas di budi daya anggrek dan anggur serta pertanian lainnya. Diharapkan anak-anak muda dan warga umumnya punya kegiatan positif,” tandas Dahwan yang menyatakan persiapan lokasi parkir dan tempat sudah disiapkan untuk kehadiran Gubernur dan Kapolda.

Kepala Kesbangpolinmas M Haris menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan BANN, termasuk pelatihan di sekolah antinarkoba. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang, Puguh Widjojo menyatakan, pihaknya siap menjadi pemateri dalam sekolah antinarkoba. ”Karena banyak pengidap HIV/AIDS yang tertular melalui jarum suntik narkoba secara bergantian,” tutur Puguh. (H14-27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *