GSUI Terus Berbagi Rejeki Seperti Para Nabi.

Bersama Yayasan BUMN Sumbang 50 Wastafel Cuci Tangan Kesemua Rumah Ibadah Di Jabotabek.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Gerakan 1000 Untuk Indonesia (GSUI) kembali melakukan aksi dalam rangka membantu masyarakat luas yang terdampak Pandemi Covid – 19.

Berbagai kegiatan sudah dilakukan oleh GSUI dari awal pandemi terjadi di dunia dan Indonesia khususnya.

Kegiatan yang sudah dilakukan oleh GSUI adalah menyalurkan 1000 ekstrak disinfektan ke 1000 kelurahan di Jakarta.

Kemudian dilanjutkan dengan menyalurkan paket sembako kepada masyakarat umum, para pekerja seni hingga sektor pariwisata. Menggelar musik live streaming, serta menyalurkan 10.000 masker ke kota – kota besar yang menjadi daerah zona merah Covid – 19.

Dalam masa new normal, semua aktivitas kembali bangkit namun dilakukan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Yang terkini, demo mendukung anjuran pemerintah, GSUI yang diprakarsai oleh Muhanto Hatta (Founder GSUI), Kris Tjantra (Bendahara GSUI) , Carl Ideas (Sekjen GSUI) , dan Harry “Koko” Santoso mendonasikan 50 buah Wastafel untuk cuci tangan di semua rumah ibadah di Jabotabek.

Penyaluran 50 Wastafel untuk cuci tangan merupakan bagian dari Protokol Kesehatan di semua Rumah ibadah Jabodetabek seperti Mesjid, Gereja, Wihara, Pura dan rumah ibadah lainnya.

“Gerakan Rp1000 untuk Indonesia tidak hanya berorientasi pada berapa besar jumlah uang yang terkumpul, lebih dari itu, gerakan ini adalah wujud perjuangan dalam satu jiwa yang sama yakni jiwa persatuan, gotong royong, dan solidaritas kemanusiaan yang hakikinya ini adalah jati diri bangsa Indonesia.

“Gerakan Rp1000 untuk Indonesia memanggil setiap anak bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk ikut menyingsingkan lengan baju merajut kembali persatuan dan kesatuan dan bersama-sama bergandengan tangan bahu membahu membela negara melawan COVID-19,” kata Harry “Koko” Santoso saat menyerahkan donasi bertagar #Rp1000UntukIndonesia kepada perwakilan pengurus Masjid Istiqlal di Jakarta, Senin (17/8/2020) pagi.

Di bawah bendera Merah Putih, imbuh salah satu dari sedikit penggerak musik Indonesia itu, menambahkan, jika kita bergerak bersama. Tidak memandang suku, agama, ras, partai politik atau golongan. Siapa pun kita, tua muda, pelajar, mahasiswa, pegawai, entrepreneur, ibu rumah tangga, petani, nelayan, buruh, dokter, bidan, perawat, dan lain-lain pasti dapat melewati Pandemi ini.

“Kita dipanggil secara pribadi oleh Ibu Pertiwi untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air ini, bagi Indonesia yang lebih sehat dan maju,” pungkas Harry “Koko” Santoso.

Secara garis besar gerakan #Rp1000UntukIndonesia, berikhtiar mensukseskan dengan mengajak semua anak bangsa dari berbagai provinsi, untuk mendukung sekaligus menyebarkan semangat kebaikan ini di daerah mereka masing-masing. (Benny Benke – 39).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort