Francis Karel: Rising Star Baru.

Jakarta, Suaramerdeka.News –– Konser Magenta Orchestra 15 Tahun (MOXV), atau Konser perayaan 15 tahun Magenta Orchestra, yang dihelat pada Sabtu (23/11) malam di Jakarta International Velodrome, Jakarta boleh berakhir.

Dengan makin mengokohkan keberadaan Andi Rianto sebagai salah satu dari sedikit konduktor terkemuka di Indonesia.

Tapi dari kemeriaan konser itu, ada satu nama, dari sekian nama bintang tamu, yang berhasil melesat mencuri perhatian penonton. Dialah Francis Karel, debutan kelahiran Jakarta tanggal 6 November 1998.

Sebagaimana dikatakan Andi Rianto, dia mengaku sangat antusias dapat mengajak kerjasama Karel. Karena Karel, menurut dia mempunyai keteguhan yang kuat dalam memproduksi sebuah musik.

“Saat kali pertama saya dengar single “Low” di YouTube saya langsung jatuh hati. Karena single ini bukan hanya ear catchy, tapi juga bagus musiknya, ” kata Andi Rianto dalam sesi latihan di bilangan Fatmawati, menjelang hari H konser, Kamis (21/11).

Benar saja, di atas panggung yang spektakuler, Karel memukau ribuan penonton yang menyesaki arena sepeda balap yang disulap menjadi tempat pertunjukan musik itu. Via single “Low”.

Dia menambahkan, ke depan dapat kembali bekerjasama dengan Karel di single single lainnya. “Karena Karel harus terus berkembangang dan maju, dan saya yakin, dia bisa melakukan itu, ” imbuh dia.

Keberhasilan Karel mencuri hati penonton bukan tanpa alasan. Sepengakuannya, dari awal Karel memang ingin membuat single nya dalam versi orkestra.

“Biar bisa diinterpretasikan dalam beberapa genre. Meski aslinya Pop IDM. Pas kemarin ketemu mas Andi, dan untungnya suka lagunya. Dan dalam satu hari langsung ngasih demonya,” kata Karel di bawah panggung.

Selain “Low”, single lainnya “Dunia Tanpamu, ” juga berhasil dia nyanyikan dengan baik.

Karel bercerita, sebenarnya sejak
Enam tahun lalu sudah pernah bertemu Andi Rianto. “Cuman vokal saya saat itu, belum develop. Sampai akhirnya saya terus mematangkan diri, dan teknik menyanyi saya makin berkembang seiring waktu, ” katanya.

Meski dia mengakui, diajak kerjasama Andi Rianto sempat membuatnya deg deg-an. “Karena dari kecil look up ke mas Andi. Jadi sangat bersyukur bisa diajak kerjasama dalam konser ini sama mas Andi,” katanya lagi.

Berkat sambutan penonton yang baik atas penampilannya, Karel yang saat ini sedang dan masih bersekolah di Los Angeles College of Music (LACM) dengan mengambil jurusan Song Writing, makin menstimulus semangat kekaryaannya. Selain mendalami kemampuannya menulis lagu, di LA, Karel juga berupaya menjadi pencipta lagu (composer), yang baik.

“Saya sekolah di LA sejak awal 2018 sampai 2020. Semoga setelah itu, akan banyak kolaborasi dengan musisi Indonesia lainnya, ” katanya sembari bercerita, di AS menulis satu lagu melibatkan 10 orang adalah hal yang biasa. Karena satu lagu memang melibatkan banyak orang, dengan berbagai latar keilmuan, pungkasnya. (Benny Benke -69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *