Forwaparekraf Sambangi “Merapi Tak Pernah Ingkar Janji”


SLEMAN- Berlibur di Daerah Istimewa Yogyakarta, tak ada salahnya melipir ke Sleman sebentar untuk menjajal jeep-jeep tua lewat paket wisata Lava Tour Merapi. Tur ini menawarkan paket kepada pengunjung berupa keliling kawasan terdampak erupsi Gunung Merapi tahun 2010.

Pada Rabu, 30 September 2020, Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) menjadikan destinasi ini sebagai tujuan akhir dari serangkaian PressTour di Jawa Tengah. Ada sejumlah titik yang disinggahi, mulai Museum Mini Sisa Hartaku hingga jelajah offroad air.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Museum Mini yang berisi sisa-sisa harta milik warga Petung, Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Museum itu sendiri merupakan bekas rumah warga yang menyisakan dinding akibat erupsi Merapi sepuluh tahun lalu.

Sisa-sisa harta yang dipajang, antara lain bekas tulang belulang hewan piaraan, peralatan dapur, peralatan makan, gitar, kaset, televisi, wayang dan lain-lain.

Museum ini bisa bikin pengunjung terenyuh ketika melihat tulisan di dinding, seperti “Habis Sudah Semua”, “Merapi Tak Pernah Ingkar Janji”. Apalagi, tulisan berwarna hitam dicoretkan pada dinding bekas erupsi Merapi.

Setelah dari Museum Mini, jeep mengantar rombongan menuju Bungker Kaliadem. Dulu, tempat itu dipakai warga untuk berlindung ketika ada awan panas Merapi. Namun naas pada 2010, ada dua relawan yang terjebak di dalam bungker tersebut saat berlindung hingga meninggal.

Berjelajah Lava Tour Merapi tak komplet jika tak singgah di bekas rumah Mbah Maridjan di Dusun Kinahrejo. Mbah Maridjan atau Raden Ngabehi Surakso Hargo adalah juru kunci Gunung Merapi. Amanah ini diperoleh dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Setiap Gunung Merapi akan meletus, warga setempat selalu menunggu komando darinya untuk mengungsi.
Mbah Maridjan meninggal pada 2010, menjadi salah satu korban ganasnya erupsi Merapi hingga mengeluarkan lava panas saat itu. Ia ditemukan dalam kondisi sujud. Dan, tempatnya sujud tersebut kini dibangun nisan sebagai jejak ditemukannya.

Selain itu, sebuah mobil relawan yang hendak menjemput  Mbah Maridjan untuk mengungsi yang terkena lava panas, juga dipajang di lokasi tersebut. Kini, semua warga sudah dipindahkan dari daerah situ hingga radius aman sekitar 10 km dari Merapi.

Usai dari petilasan Mbah Mardijan, momen terakhir adalah jelajah air. Jeep-jeep membawa rombongan Forwaparekraf menuju sebuah sungai untuk offroad air. Driver yang membawa kami begitu lihai mengendarai mobilnya, naik turun dan menerjang air sungai dengan gagahnya.

Nah, bagi Anda yang penasaran, tak ada salahnya untuk mencoba. Menyewa jeep, tarifnya bervariasi mulai Rp 450 ribu – Rp 650 ribu, tergantung paket yang dipilih. Selamat mencoba. (ami/68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort