Film Lo Ban Teng: Laraskan Artis Indonesia dan Tiongkok.

Jakarta, Suaramerdeka.News-
Film kungfu Lo Ban Teng yang diproduseri Aktor cum Produser Ki Kusumo bakal digarap dalam waktu dekat. Film yang diadaptasi dari kisah hidup pendekar asal Hokkian Tiongkok ini, diklaim menelan biaya produksi puluhan miliar.

Ki Kusumo menjelaskan, fim tersebut mebejadi karya film termahalnya karena mengambil tiga lokasi sekaligus. Yaitu di Tiongkok, Semarang dan Jakarta.

Film Lo Ban Teng melaraskan bintang Indonesia dan Tiongkok. “Jadi saya gabungkan antara aktor dan aktris Indonesia dengan Tiongkok, ada bintang impor,” jelas Ki Kusumo di Jakarta, Jum’at (18/10/2019).

Sutradara dan kru film ini nantinya ada yang direkrut dari Hongkong. “Makanya pasar Film Lo Ban Teng tidak hanya untuk di dalam negeri, namun juga mancanegara,” sambung dia.

Lo Ban Teng berkisah tentang seorang pemuda dari Desa Ciobee, Hokkian. Di desa tersebut dia bersama keluarganya adalah pendatang. Ayahnya, Lo Ka Liong membuka usaha arak bernama Kim Oen Hap.

Sejak umur 14 tahun, Lo Ban Teng sudah belajar kungfu pada seorang guru di desanya. Merasa cukup ampuh, dia petantang petenteng di depan segerombolan pemuda dan menantang berkelahi.

Sayangnya bukan menjadi orang paling terakhir berdiri, Lo Ban Teng justru babak belur dihajar habis-habisan.

Dasar kepala batu, selepas kejadian tersebut keinginannya untuk belajar kungfu justru makin kuat. Ayahnya was-was dengan ambisi Lo Ban Teng.

Umur 17 tahun, Lo Ban Teng dikirim ayahnya ke Kampung Selan, Semarang Jawa Tengah. Di sana, dia hanya bertahan 7 bulan. Lo Ban Teng memutuskan kembali ke Tiongkok.

Sekembalinya dari Semarang, Lo Ban Teng mendengar tentang adanya ilmu gingkang atau melompat melebihi tinggi tubuhnya hingga ke atas genteng.

Sejak saat itu dia kembali menekuni kungfu lagi. Dia mengabdi pada guru tua kerempeng bernama Yoe Tjoen Gan, hingga menemukan rahasia teknik pukulan dahsyat, Kuntao Ho Yong Pay.

Ketika gurunya meninggal, Lo Ban Teng tetap belajar kungfu pada guru yang lain. Lo Ban Teng tak mengenal lelah untuk terus berguru dan belajar kungfu hingga ilmu-ilmu lainnya. Termasuk mengobati orang.

Dari sanalah, akhirnya Lo Ban Teng dikenal sebagai sinshe yang tersohor, di samping ahli dalam ilmu bela diri. Niatnya, untuk menolong orang. (G20-69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *