Film 99 Nama Cinta: Yang Terkini dari MNC Pictures.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Perjalanan hati dalam menemukan Tuhan terjadi dalam berbagai cara. Bagi Talia (Acha Septriasa), agama bukanlah hal utama dalam dirinya. Seorang produser acara gosip di sebuah televisi swasta ini masih memandang dunia sebagai tujuan utama dalam hidupnya. Padahal, Tuhan sejatinya bisa ditemukan di mana saja.

Demikianlah pesan utama film 99 Nama Cinta. Film terkini produksi MNC Pictures ini, sebagaimana dijelaskan Mohammad Soufan selaku eksekutif produser adalah proyek pertama MNC Pictures, dengan latar belakang pembuatan yang tidak sengaja.

“Saat ngobrol dengan Mas Garin (Nugroho). Akhirnya timbul pemikiran untuk menggarap film ini. Kebetulan mas Garin punya cerita bagus. Dengan genre pop tapi juga bukan religi yang berat,” kata Saufan saat syukuran film 99 Nama Cinta di MNC Building Jakarta, Senin (1/7) petang.

Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Executive Producer lainnya menambahkan, pemilihan pendukung film ini gampanggampang susah. “Karena kesibukan Acha yang tinggi sekali, apalagi dia harus warawiri Jakarta -Sydney, Australia,” ujar putri Hari Tanoe itu.

Film yang disutradarai Danial Rifki ini, mengusung genre pop religi. Diklaim akan disajikan berbeda dari film-film bergenre serupa.

Lika-liku Talia dalam menjalani hidup, yang kemudian bertemu dengan seorang pria bernama Kiblat (Deva Mahenra), yang perlahan mengubah cara pandang Talia dalam memaknai arti Illahi, menjadi konflik utama film ini.

syukuran film 99 Nama Cinta di MNC Building Jakarta, Senin (1/7) petang. (Suaramerdeka.News /Bb)

“Setiap orang mempunyai perjalanan rohaninya,” kata Acha. Dia menambahkan, harus melewati proses chasting sebanyak dua kali, “Ada proses reading yang harus saya lewati. Dan itu menyenangkan.
Skenario yang ditulis mas Garin indah sekali. Karena cinta juga Tuhan, dan dalam film ini, Tuhan tidak hanya bisa ditemukan di rumah ibadah saja. Tapi di mana saja. Ini pesan besarnya,” terang Acha ihwal film yang judulnya terinspirasi Asmaul Husna.

Selain Acha Septriasa, dan Deva Mahenra, film ini juga dilakoni Ira Wibowo, Donny Damara, Chiki Fawzie, Adinda Thomas, Susan Sameh, Dzawin dan Robby Purba.

Lukman Sardi, selaku Creatif Director menambahkan, faktor judul menjadi hal yang penting dari sebuah film. “Itu kenapa film ini judulnya 99 Nama Cinta. Karena, kalau kita ngomongin Tuhan ya seperti ngomongin Cinta, dengan beban menceritakannya lebih rileks,” kata Lukman.

Daniel Rifki bercerita, sosok Garin Nugroho bukan nama yang asing bagi dirinya. “Mas Garin dosen saya di IKJ. Semua ilmu dalam menggarap film ini, ilmu dari mas Garin. Saya juga pernah jadi asisten sutrdara mas Garin. Jadi seneng dipertemukan MNC kepada mas Garin,” katanya. “Jadi seperti kuliah, waktu ketemu mas Garin. Beliau ngomong, nanti nggarapnya kayak waktu kuliah ya, ” pungkasnya. (Bb-69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *