BANJARNEGARA – Empat siswa-siswi SMP 3 Banjarnegara berhasil mendulang medali emas pada kejuaraan nasional pencak silat PSHT cup IV Jakarta Open 2019 yang digelar baru-baru ini di Jakarta. Kejuaraan yang memperebutkan piala Ketua Umum PSHT Pusat dan PSHT Cabang Jakarta Selatan ini merupakan agenda 2 tahunan kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jakarta Selatan.

Kepala SMP 3 Banjarnegara, Suratno menjelaskan, Persaudaraan Setia Hati Terate sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tentu mempunyai peran strategis dalam melestarikan kebudayaan pencak silat agar bisa disegani oleh masyarakat Internasional.

“Sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam melestarikan pencak silat tersebut maka kami mengirimkan atlet terbaik dalam kejuaraan tersebut,” ujarnya.

Dalam kejuaraan ini, SMP 3 Banjarnegara mengirimkan empat atletnya dan berhasil meraih medali emas semuanya. Keempat atlet masing-masing Aswari Wanda, Putri Cakra, Farida Aisy dan Pebrianti Purwoningsih. Dari event itu diharapkan dapat memotivasi peserta didik SMP 3 Banjarnegara untuk mempersiapkan dalam kejuaraan di tingkat nasional lainnya, bahkan internasional.

Pelatih pencak silat SMP 3 Banjarnegara, Muhammad Nguzer, mengatakan, perolehan medali emas atlet SMP 3 Banajrnegara tersebut berdampak positif terhadap jumlah perolehan medali dari kontingen Banjarnegara secara keseluruhan. Dalam kejuaraan ini kontingen Banjarnegara dinobatkan menjadi juara umum III dengan perolehan 14 medali emas, 1 medali perak dan 6 medali perunggu.

Prestasi tersebut merupakan suatu kebanggaan masyarakat Banjarnegara. Hasil jerih payah para pesilat ini wajib diberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasinya mengharumkan nama daerah.

“Dan semoga hal ini juga menjadi perhatian semua pihak untuk lebih memperhatikan perkembangan atlet dari cabang pencak silat di Kabupaten Banjarnegara,” katanya. (J3-52)