Gudang Gambar. (SMNews/Doc)
- Bisnis, Life Style, Populer

Dua Made, Satu Gudang.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Menapaki awal dekade ketiga perjalanan Gudang Gambar di ranah seni rupa Indonesia. Galeri lukisan yang berbasis di Jakarta Selatan, ini tak ingin berhenti untuk terus bersinergi dengan bakat-bakat baru di dunia seni, dalam pengembangan koleksinya.

Tim Jahja, pendiri sekaligus pemilik Gudang Gambar, yang mengawali berdirinya galeri ini, akhirnya menginisiasi pameran pertama Gudang Gambar. Yang menampilkan karya-karya dari pelukis Bali, Made Wiradana dan Made Gunawan.

Pameran karya Dua Made ini diharapkan dapat menawarkan ragam koleksi karya yang lebih luas bagi para pecinta seni. Seiring dengan persiapan pameran karya para Home Artist Gudang Gambar di Art Jakarta 2019. Yang akan berlangsung pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2019 di JCC Senayan, Jakarta.

Beranjak dari sebuah home gallery, kini Gudang Gambar mengklaim telah semakin matang menjadi sebuah galeri terpercaya. Dalam menjembatani antara karya-karya berkarakter khas, dengan para pencinta seni yang terus mencari lukisan baru dan inspiratif.

Bagi Gudang Gambar, menemukan karya lukisan dengan karakter baru dan inspiratif merupakan sebuah perjalanan panjang. Sementara, pertemuan dan jalinan kerjasama dengan para pelukisnya secara personal adalah sebuah tantangan tersendiri. Namun, manakala perjalanan panjang itu telah tertempuh dan tantangan telah terjawab, awal sebuah sinergipun siap untuk dijalin bersama.

Sebuah pertemuan dengan pelukis baru kadang terjadi pada kesempatan yang tidak terduga. Dalam perjalanan ke Bali pada bulan Juni lalu, Tim Jahja bertemu dengan dua pelukis yang memiliki karya serta perspektif seni dan budaya yang sejalan dengan visi galeri Gudang Gambar. Mereka adalah Made Wiradana dan Made Gunawan.

Lukisan Made Gunawan. (SMNews/Doc)

Konsep karya dan sudut pandang berkesenian kedua pelukis dengan nama khas Bali yang sama ini cukup menggugah Tim Jahja untuk mengeksplorasi karya-karya mereka lebih lanjut. Meskipun konsep karya kedua Made ini memiliki kontradiksi visual. Namun keduanya dipersatukan lewat ketelitian detail khas perupa Bali.

Demikian juga, kedua pelukis inipun terkesan dengan konsep pengembangan bisnis karya seni. Yang secara konsisten dan penuh komitmen dilakukan Gudang Gambar selama hampir dua puluh tahun ini.

Atas dasar pertemuan di Bali yang menimbulkan keselarasan visi tersebut, maka lahirlah sebuah kesepakatan untuk menggelar pameran bertajuk ”MADE IN GUDANG GAMBAR”. Sebuah representasi pertemuan karya Dua Made di Gudang Gambar yang pembukaannya akan diadakan pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 di Galeri Gudang Gambar, Jalan Pangeran Antasari No. 22 ABC, Jakarta Selatan dan berlangsung hingga 14 September 2019.

Lukisan Made Wiradana. (SMNews/Doc)

Pameran ini diharapkan menjadi sebuah penegasan kembali atas komitmen Gudang Gambar dalam menawarkan ragam koleksi karya yang lebih luas bagi para pecinta seni. (Benny Benke — 69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *