DPRD Jateng – Turki Dorong Kerja Sama Pemerintahan dan Bisnis

SEMARANG – Skema kerja sama bilateral antarnegara harus terus didorong. Tak hanya antarpemerintah yang bersifat government to government (G to G) tapi juga swasta dengan skema bussiness to bussiness (B to B).
Banyak hal yang bisa dikerjasamakan, mulai dari perdagangan, sosial, budaya dan pariwisata yang akhir-akhir ini tengah moncer. Peluang kerja sama itu terbuka lebar antara Jawa Tengah dengan Turki. Apalagi keduanya juga memiliki kesamaan dalam mayoritas penduduk, yaitu muslim. Hal ini lebih memudahkan dalam kerja sama di bidang makanan dan pariwisata.
Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi mengatakan penjajakan telah dilakukan. Salah satunya dengan kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki. Rombongan diterima oleh Rukma beserta jajaran anggota DPRD di ruang kerjanya.
Perekonomian
Menurut Rukma, Pemprov Jateng sangat menyambut hal positif tersebut karena kerja sama nantinya bisa menambah investor sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. “Potensi di Jateng itu cukup banyak. Jadi, kami sangat welcome karena hal tersebut juga untuk meningkatkan perekonomian rakyat,” kata politikus PDIP ini, Senin (26/8).
Menambahkan pernyataan Rukma, Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto juga menyambut positif rencana kerja sama dengan Pemerintah Turki. Karena, hal tersebut jelas bisa meningkatkan perekonomian di berbagai sektor.
“Kami tawarkan juga Karimunjawa. Menurut mereka sangat serasi dan kita sangat butuh untuk meningkatkan dan mengembangkan dunia pariwisata,” kata Asfirla.
Dalam rangka kerja sama di bidang pariwisata, Pemerintah Turki menginginkan Karimunjawa yang berada di Jateng bisa menjadi pangsa pasar untuk destinasi para turis dari Turki. Hal ini harus ditanggapi secara serius oleh Pemprov Jateng, misalnya dalam pembenahan infrastruktur atau objek wisatanya. (Adv-70)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *