Disperindag Lakukan Peningkatan Pengawasan Bahan Pokok

SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Disperindag) terus melakukan peningkatkan pengawasan terhadap pasokan kebutuhan pokok di sejumlah gudang di Semarang. Terlebih pada H-7 ini, selain pasokan juga memantau harga.

Tidak hanya di Semarang saja, namun pengawasan juga dilakukan di seluruh jajaran Dinas Perdagangan di kabupaten/kota, se-Jateng. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, M Arif Sambodo mengatakan, pengawasan yang juga melibatkan Tim Satgas Pangan Polda Jateng dan termasuk dari tim Kemendag RI yang memantau langsung pasar dan gudang.

”Kami memastikan kebutuhan pokok seperti pasokan beras, gula, gandum dan minyak goreng aman menjelang Lebaran. Termasuk memantau harga bahan pokok tetap stabil, tak ada gejolak,” kata Arif Sambodo didampingi Kabid Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Disperindag Jateng, Mukti Sarjono saat sidak di gudang beras di Pasar Dargo, Selasa (28/5).

Pihaknya menambahkan, dalam pengawasan dua arah, yaitu keterkaitannya dengan ketersediaan stok atau harga, dan berkaitan dengan perlindungan konsumen terhadap barang berbahaya pada makanan. ”Makanya pengawasan ini tidak hanya intensitas yang sering namun dalam juga kualitas pengawasan juga ditingkatkan,” paparnya.

Cukup Dalam pengawasan yang dilakukan oleh tim Disperindag Provinsi Jateng, Satgas Pangan Polda Jateng dan Tim Kemendag di salah satu distributor beras stok beras untuk Lebaran aman dan tercukupi. ”Misalnya satu pemilik atau distributor beras memiliki stok 16 ton beras yang ditempatkan di tiga rukonya. Ini stok untuk Lebaran cukup.

Dan untuk harga tidak ditemukan masalah. Beras premium maksimum yang yang dipatok sesuai dengan Permentan No 31 adalah Rp 12.300 di sini malah turun harganya Rp 11.000, sedangkan medium harganya sama dengan peraturan pemerintah, ”ungkap Arif. Sementara itu menyikapi pengamanan pasokan bahan kebutuhan pokok jelang Hari Raya Reskrimsus Polda Jawa Tengah hingga saat ini jawa tengah belum ada laporan terkait kelangkaan pasokan.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Muhammad Hendra Suwartiyono mengatakan, meski demikian tetap akan mengawal dan memastikan ketersediaan pasokan aman hingga Lebaran dengan menurunkan sejumlah tim satgas pangan di lapangan. ”Dari hasil penelusuran Tim Satgas di Semarang maupun di wilayah lain mendekati Lebaran tidak ada penimbunan, baik itu bahan pokok maupun energi (gas 3 kg) semua tercukupi,” tegas dia.

Adapun pedagang beras Pasar Dargo, Andreas Suparjono mengakui ada peningkatan permintaan beras sebesar 15% menjelang Lebaran. ”Kebutuhna beras premium agak meningkat, karena mungkin Lebaran konsumen ingin lebih menikmati beras yang lebih pulen dan enak. Sedangkan yang medium permintaan masih sama. Stok beras masih mencukupi sampai Lebaran, ” kata dia. (G4-45)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort