Disnakerin Akan Panggil PT PSB

TEGAL- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal akan segera memanggil pihak PT. Panglima Siaga Bangsa (PSB) menyusul adanya pengaduan puluhan karyawannya yang mengaku haknya tak terpenuhi.
Diberitakan Suara Merdeka (Jumat, 12/7), puluhan karyawan yang dipekerjakan PT PSB untuk bekerja di PLN Distribusi Jawa Tengah (bukan honorer PLN) mendatangi kantor Disnakerin, Kamis (11/7).
Mereka mengadu soal perusahannya PT PSB yang sering terlambat membayar gaji. Tidak dibayarkannya iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan sejak bulan Maret. Serta tidak dipenuhinya hak mereka untuk kelengkapan seragam kerja.
Kepala Disnakerin Heru Setyawan melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Jaka Eka Syaifi mengatakan, pihaknya mengimbau kepada PT. PSB agar segera memberikan hak-hak karyawan sebagaimana yang sudah diatur dalam perjanjian kerja.
Pelajari Dokumen
Hal tersebut guna meminimalisasi permasalahan antara perusahaan dengan pekerjanya dan juga tidak mengganggu aktivitas kerja.
“Untuk permasalahan karyawan PT. PSB, kita sedang dalam tahap mempelajari dokumen antara perjanjian PT. PSB dengan PLN, dan PT. PSB dengan karyawan,” tuturnya.
Setelah dipelajari, lanjut Jaka, pihaknya segera akan memanggil pihak yang diadukan. “Kami konfirmasikan dulu. Setelah mendapat informasi, dua pihak akan kita temukan untuk mediasi,” ujarnya.
Sementara itu, Disnakerin Kota Tegal sejak Januari hingga pertengahan Juli 2019 ini menerima sedikitnya 38 pengaduan soal ketenagakerjaan. Dari 38 aduan itu paling banyak didominasi soal pemutusan hubungan kerja (PHK).
Jaka Eka Syaifi mengatakan, dari jumlah tersebut 34 aduan sudah terselesaikan. Sementara empat kasus lainnya masih dalam proses menemukan jalan keluar.
“Sudah selesai dalam arti antara pekerja dan perusahaan sudah melakukan perjanjian bersama. Ada yang hanya kosultasi, ada yang diselesaikan lewat internal. Ada pula yang mencabut pengaduan,” ungkapnya, Jumat (12/7).
Sedangkan yang masih berproses, kata Jaka, pihaknya masih mempelajari dokumen-dokumen perjanjian antara pekerja dengan perusahaan.
Menututnya, ada sejumlah tahap yang harus dijalani hingga akhirnya persoalan itu bisa dianggap selesai. Mulai dari mempelajari berkas laporan, memediasi sampai dengan kedua pihak menyatakan sepakat untuk melakukan perjanjian bersama baru untuk menyelesaikan persoalan. (enn-32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort