Pemerintah Kota Tegal Berikan Bantuan Untuk Penunggu Pasien RSUD Kardinah

TEGAL- Dinas Sosial Kota Tegal, Kamis (7/11)  lalu meluncurkan program  bantuan bagi penunggu pasien di RSUD Kardinah. Bantuan berupa uang sebesar Rp 50.000 per hari ini, bertujuan untuk meringankan beban keluarga yang tengah dirawat di RSUD Kardinah.

Harus diakui, bahwa bagi kebanyakan orang, menunggui pasien yang tengah dirawat di rumah sakit merupakan hal yang membosankan. Selain harus mendengarkan keluhan pasien, penunggu juga harus selalu terjaga bila diperlukan. Karena itu lah, Dinas Sosial Kota Tegal berinisiatif untuk memberikan’honor’ bagi para penunggu pasien

Bantuan bagi penunggu pasien ini memang hanya berlaku di RSUD Kardinah Kota Tegal. Sasarannya adalah mereka yang menjaga keluarganya yang dirawat di kelas III RSUD Kardinah.

‘’Program bantuan kepada para penunggu pasien ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban warga kota Tegal dengan sasaran penunggu pasien di kelas 3. Tujuannya adalah keluarga pasien kelas 3 yang kebanyakan dari kalangan tidak mampu,agar mereka tidak terbebani biaya selama menjaga pasien,’’ ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Tegal,  Diah Kemala Shinta saat peluncuran program pemberian bantuan kepada penunggu pasien tersebut.

Bantuan diberikan dua kali dalam satu tahun di rumah sakit tersebut, kepada pasien yang sama. Program ini hanya berlaku untuk yang mempunyai KTP elektronik Kota Tegal  dan merupakan anggota keluarga yang masuk dalam Kartu Keluarga (KK) pasien.

Di kesempatan yang sama, Lilik Yusuf indrajaya selaku dewan pengawas RSUD mengatakan bahwa pelayanan kepada pasien saat ini dilakukan secara holistik dan komprehensif. Pelayanan holistik dan komprehensif bagi pasien penerima PBI bertujuan untuk kesembuhan pasien 100 persen dan program ini bermanfaat dan sangat membantu keluarga pasien tidak mampu.

Para penunggu pasien ini akan mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp 50.000 per hari bagi pasien rawat inap kelas 3 peserta  BPJS  PBI. Untuk penunggu keluarga pasien diberikan maksimal 4 hari masa rawat inap.

Sementara, Walikota Tegal, Dedy Yon Supriono berharap program unggulan tersebut berjalan dengan baik dan tidak hanya saat launching saja. Program ini, kata Walikota Tegal untuk meringankan beban keluarga pasien selama dalam perawatan.

“Meskipun bansos ditujukan untuk pasien kelas 3 diharapkan agar tetap diberi pelayanan yang terbaik, jangan dibedakan dan untuk pengurusan administrasi jangan berbelit-belit,” tegas Dedy Yon.(tn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *