Din Syamsuddin Akan Hadiri Musda Pemuda Muhammadiyah

SEMARANG – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof Din Syamsuddin dijadwalkan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang.
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu akan mengisi pengajian di Masjid Universitas Muhammadiyah Semarang pada Sabtu, 9 November 2019.
Kegiatan pengajian ini merupakan awal dari rangkaian acara musda dengan agenda utama pemilihan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang yang baru.
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang, AM Jumai mengemukakan, melalui musda pihaknya ingin membangun peradaban kekuatan organisasi dengan memberikan ruang luas kepada anak muda untuk berdakwah.
“Bagaimana anak muda di Kota Semarang, khususnya muhammadiyah perlu diberi kesempatan luas untuk melakukan pergerakan terkait aktivitas dakwah. Sehingga dalam musda ini akan terbangun peradaban baru tanpa meninggalkan tradisi lama,” kata Jumai di sela-sela persiapan musda di Semarang, Kamis (7/11).
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Semarang dua periode itu menginginkan agar ketua terpilih nanti bisa mengayomi berbagai pihak dan mampu bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Selain itu, figur penggantinya merupakan sosok yang punya jiwa kepemimpinan kuat dan jejaring luas.
Kemampuan Ekonomi
“Gerakan Muhammadiyah harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Paling tidak akan terpilih figur yang bisa mengembangkan potensi semangat kepemudaan,” ujarnya. Dikatakan, dari 50 calon ketua yang memenuhi syarat akan disaring menjadi 30 nama. Kemudian akan dikerucutkan menjadi 11 orang, sebelum nantinya dipilih satu orang sebagai ketua dengan masa kepemimpinan empat tahun. “Ketua mendatang harus memenuhi sejumlah kriteria seperti kemampuan ekonomi, keagamaan, keilmuan, pendidikan. Jangan sampai kesibukan organisasi malah mengganggu kewajiban utama lainnya,” imbuhnya. Tema yang diangkat dalam musda yaitu gerakan muda untuk pencerahan dan kemajuan menuju Semarang hebat. Adapun tema pengajian membangun peradaban bangsa. “Musda kali ini bersamaan dengan musda Nasyiatul Asyiyah tingkat kota. Harapannya setelah musda penyebaran kader semakin baik dan makin memperkuat ranah keumatan, kebangsaan serta perserikatan,” kata dia. (ftp-45)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *