Dewan TIK Gagas Aplikasi Database Infrastruktur

PEKALONGAN – Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Pekalongan menggagas aplikasi database infrastruktur lingkungan tempat tinggal berbasis Android. Dengan aplikasi itu dapat diketahui data infrastruktur lingkungan, seperti akses air minum, sampah, drainase, saluran air limbah, dan akses listrik secara detail dan realtime.

Hal itu mengemuka pada Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Peran Masyarakat dalam Penyusunan Database Infrastruktur Lingkungan Tempat Tinggal di Aula Museum Batik, kemarin.

“Aplikasi ini nanti akan memudahkan masyarakat mengetahui detail data-data infrastruktur lingkungan mulai dari rumah yang tidak memiliki sistem sanitasi. Secara cepat juga dapat dilihat sistem drainase dan sebaran geografis dalam peta,” paparnya.

Menurut Ilyas, aplikasi tersebut akan memberikan manfaat kepada masyarakat. Di antaranya sebagai bahan untuk pemetaan infrastruktur lingkungan tempat tinggal. Sebab, dalam aplikasi tersebut akan dipetakan tiap rumah dengan sistem sanitasi, saluran drainase lingkungan, jalan dan pendataan sistem pengelolaan sampah secara detail, lebih jelas dan dapat dipantau secara realtime.

Selain itu, aplikasi ini juga dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dan evaluasi pembangunan. Selama ini, lanjut dia, data-data di dinas-dinas terkait berbeda-beda. Dengan adanya aplikasi tersebut, diharapkan data-data tersebut dapat terintegrasi.

“Dengan demikian ketika data di-input, jika ada perubahan pun dapat diketahui termasuk kebutuhan air bersih, perbaikan infrastruktur jalan, dan sebagainya tinggal di-update data untuk menghindari input ulang. Datanya pun disusun warga yang nanti akan kami jadikan user.”

Ilyas menargetkan, aplikasi tersebut bisa diaplikasikan pada 2020. Namun untuk mewujudkan hal itu, perlu penguatan peran masyarakat, terutama di tingkat rukun tetangga (RT) yang terintegrasi hingga di tingkat kota. (K30-38)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *