Claudir Menepi Tiga Pekan

SEMARANG -PSIS Semarang dipastikan tak diperkuat striker asal Brasil, Claudir Junior Marini, dalam dua laga awal Liga 1 2019. Bomber pengganti Bruno Silva itu mengalami cedera serius. Direktur Marketing PSIS Ferdinand Hindiarto mengemukakan hal itu dalam jumpa pers persiapan peluncuran tim dan jersey di Mes PSIS, Kamis (9/5).

Pria yang juga diberi amanat menjadi ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan ini menambahkan kondisi Claudir masih dalam penanganan tim kesehatan Laskar Mahesa Jenar. Dengan demikian, pemain jebolan Corinthians itu tak bisa tampil dalam uji coba melawan Arema FC pada Sabtu (11/5).

”Manajemen semalam melakukan rapat dengan pelatih, dan hasilnya lini depan PSIS harus memiliki alternatif komposisi dengan tidak adanya Claudir dalam tiga pekan ke depan. Sebab pemain berusia 26 tahun ini, terdeteksi memiliki retak di atas mata kaki setelah dilakukan tes MRI, kemarin. Sebelumnya, Claudir sempat menjajal berlatih bersama, tapi cederanya kembali timbul,” kata Ferdinand. Claudir diprediksi tidak bisa memperkuat PSIS di pekan pertama Liga 1 melawan Kalteng Putra pada 16 Mei di Magelang.

Selain itu juga pada laga pekan kedua Liga 1 melawan Persija Jakarta di kandang pada 26 Mei. ”Manajemen menyerahkan semua kondisi Claudir kepada tim kesehatan. Untuk pelatih, manajemen juga memberikan keleluasaan untuk memilih skema tanpa adanya pemain yang baru kami datangkan musim ini tersebut,” lanjut Ferdinand.

Claudir sebelumnya di Piala Presiden tampil di tiga laga PSIS. Dua gol berhasil dia cetak selama gelaran tersebut. ”Selain kabar yang kurang mengenakkan tersebut, PSIS juga kedatangan bek sayap baru pada pekan ini. Pemain ini lokal Indonesia dan memiliki pengalaman yang bagus di Liga 1. Selain itu, PSIS juga sudah bisa memainkan Jandia Eka Putra yang sebelumnya mengalami cedera ringan,” tandas Ferdinand.

Terkait bek sayap baru ini General Manager PSIS, Wahyoe Winarto membenarkan. Pemain tersebut yakni mantan bek sayap PSMS Medan, Fredyan Wahyu. Pemain yang akrab diaapa Ucil ini juga asli Jawa Tengah. ”Ucil juga bukan orang baru bagi ki. Di jebolan PPLP Jateng yang dulu setiap latihan kita selalu bareng di Stadion Jatidiri. Dia sudah ikut berlatih bersama kami dan harapan kami, dia memberikan kontribusi positif kepada PSIS Semarang. Kami bersyukur slot untuk posisi bek sayap semakin lengkap,” kata pria yang akrab disapa Liluk itu.

Kuota

Sebelumnya PSIS mencoret bek sayap asal Padang, Fauzan Jamal karena tidak seuai dengan kriteria pelatih. Namun, PSIS masih memiliki tujuh bek sayap, yakni Ganjar Mukti, Safrudin Tahar, Riyan Ardiyansyah, Aqsa Saniskara, Soni Setiawan, Kalvin Wopi, Akbar Riansyah, dan Frendi Saputra.

Namun dua nama terakhir yakni Akbar dan Frendi kemungkinan besar tidak didaftarkan karena mengalami cedera parah. ”Ucil juga melengkapi kuota minimal tujuh pemain U-23 yang harus ada di tim. Sebelumnya sudah ada Aqsa, Riyan, Tegar Infantrie, Eka Febri, M Fadli, dan Yoga Adiyatma,” tandasnya.

Diajuga tercatat sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-22 yang menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Sementara itu, saat membela PSMS tahun lalu, dia bermain dalam 29 laga dengan total menit bermain sebanyak 2.286 menit dan menyumbang satu gol. (mam,H85-17)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort