China-ASEAN Expo resmi dibuka di JIEXPO, Kemayoran. (Suaramerdeka.News/Doc)
- Bisnis, Ekonomi

China-ASEAN Expo: Pererat Hubungan Dagang Indonesia-Tiongkok.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Pameran China-ASEAN Expo resmi di buka mulai Kamis (11/7), kemarin. Acara ekonomi dan perdagangan internasional yang disponsori bersama Tiongkok,Kementrian Ekonomi, dan Perdagangan Indonesia, serta termasuk ke dalam 10 negara ASEAN serta sekretariat ASEAN, diadakan setiap bulan September di kota Nanning, Tiongkok.

ASEAN expo telah berhasil diselenggarakan sebanyak 15 kali, dan menjadi platform penting untuk mempererat hubungan dan mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, serta kerja sama di bidang lainnya antara negara Tiongkok dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Tahun 2019 ini adalah peringatan ke 69 atas pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dengan Indonesia, dan Indonesia akan menjadi tema negara dari Expo ke-16 kali ini.

Untuk lebih memperdalam hubungan kerjasama ekonomi dan perdagangan bilateral, Guangxi International Expo Group bersama dengan Sekretariat China-ASEAN Expo dan Departemen Bisnis Daerah Otonomi Guangxi Zhuang menyelenggarakan China-ASEAN expo Indonesia tahun 2019 di Pusat Pameran Internasional Jakarta di Indonesia pada tanggal 11 Juli hingga 13 Juli 2019.

Indonesia adalah tempat pertama yang mempromosikan Jalur Sutera Maritim pada Abad ke-21. Pada tahun 2018, Indonesia mengekspor US $24,39 miliar ke Tiongkok, meningkat sebesar 14,3% dibanding tahun sebelumnya, atau sebanyak 15,0% dari total ekspor Indonesia. Indonesia mengimpor US $36,62 miliar dari Tiongkok, meningkat sebanyak 30,9% dari tahun sebelumnya, atau sebanyak 27,9% dari total impor Indonesia. Artinya, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. 

Expo yang sudah diadakan sebanyak 15 kali merupakan platform penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

“Pemerintah indonesia sangat mendukung expo ini dengan berkali-kali mengirim perwakilan dari kementeriannya. Pada tahun 2018 indonesia telah melakukan ekspor ke china sebesar 24,4milyar USD, bertumbuh sebesar 14,3% dan mencapai 15% dari total keseluruhan ekspor Indonesia,” ujar Mr Wang Liping, Minister Counsellor (Economic & Commercial) Embassy of The People’s Republic of China in Indonesia di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta.

Sedangkan impor indonesia sebanyak 36,6 milyar USD, bertumbuh sebesar 30,9% dan mencapai 27.9% dari total impor indonesia. China sudah menjadi partner dagang terbesar.

Indonesia, China juga telah menginvestasikan 4,4 milyar US dolar dan menduduki peringkat ketiga di Indonesia dalam hal investasi negaranegara asing.

Dengan latar belakang itu, expo kali ini dilercaya akan membawa banyak kesempatan perdagangan dan bisa lebih mendorong perkembangan industri kedua negara sehingga menghasilkan win win solution.

Tahun ini merupakan awal dari Asean-China startegic partnership 2030. Selanjutnya parapihak juga akan mengadakan expo yang ke-16 di Nan Ning, gyuang Xi pada tanggal 20-23 September 2019.

Pameran Indonesia kali ini adalah pameran yang kedua kalinya dilaksanakan setelah pameran pada tahun 2015. Pameran ini telah didukung oleh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kamar Dagang Indonesia Tiongkok, dan Dewan Bisnis Indonesia Tiongkok. Perusahaan dalam dan luar negeri semuanya antusias, interaktif dan memiliki banyak hal menarik. (bb-69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *