xpornplease.com pornjk.com porncuze.com porn800.me porn600.me tube300.me tube100.me watchfreepornsex.com

Buku Bekas untuk Mengajari Warga Membaca

*Aiptu Mulyono, Kanit Binmas Polsek Bogorejo

Aktivitas tak biasa dilakukan seorang bintara tinggi di lingkungan Polres Blora. Aiptu Mulyono di sela-sela kesibukannya menjadi aparat penegak hukum meluangkan waktunya untuk mengajari warga yang masih buta aksara untuk belajar membaca.

SEBAGAI Kepala Unit (Kanit) Binmas Polsek Bogorejo, Polres Blora, Mulyono menjadi “guru dadakan” di beberapa wilayah yang masuk dalam wilayah kerjanya. Sejauh ini banyak warga terutama kalangan ibu-ibu di Kecamatan Bogorejo yang masih buta aksara atau belum bisa membaca dan menulis, terutama mereka yang tinggal di pelosok pedesaan. Meski hanya sekali dalam sebulan, namun Aiptu Mulyono secara rutin dan sabar mencoba menjadi “guru” bagi mereka. Seperti yang dilakukannya pada Rabu, (5/2).

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) yang dilakukan di Dukuh Ndowo, Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Blora diisi dengan aktivitas belajar membaca dan menulis. Beralaskan terpal plastik di salah satu rumah warga, Aiptu Mulyono dengan sabar mengajar membaca. Sementara sejumlah warga, sebagian besar para ibu turut duduk bersila dan tampak serius memerhatikan.

Mulyono mengaku, saat mengajar ibu-ibu di Gayam dirinya dihadapkan dengan sejumlah keterbatasan. Namun semua itu tidak pernah menyurutkan semangatnya. “Dengan segala keterbatasan, kami coba mengajak mereka belajar bersama. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang bebas buta aksara. Terutama di kalangan ibu-ibu Desa Gayam ini,” kata Mulyono.

Untuk sarana belajar membaca, Mulyono hanya bisa memanfaatkan buku-buku bekas, buku bacaan ringan yang didapatkan dari bantuan sukarela warga sekitar. ”Buku-buku bacaan kami dapatkan dari buku bekas, bantuan warga,” jelasnya.

Minat Tinggi

Bintara tinggi Polri yang hobi bertani itu menuturkan lebih lanjut, semangat untuk mengajari warga yang masih buta huruf itu berawal dari keprihatinannya saat menyambangi sejumlah desa. ”Awalnya tidak sengaja. Saat bertemu dan mengobrol dengan mereka, ternyata mereka punya minat tinggi untuk bisa membaca,” ujarnya. Kendati sarana yang dimiliki terbatas, termasuk lokasi belajar, Mulyono mulai mengajari cara membaca dan menulis.

Mulai dari mengenal huruf, merangkai hingga mengejanya. Dirinya berusaha memaksimalkan setiap pertemuan agar para “siswa” binaannya dapat membaca dan menulis. Sebagai seorang anggota Polri, dirinya memang harus pandai-pandai membagi waktu. Saat ini, tempat yang kerap dijadikan lokasi belajar adalah rumah Sarmidah, salah satu warga desa Gayam.

Apa yang menjadi semangat Kanit Binmas Mulyono juga disambut dengan suka cita ibu-ibu yang ingin bisa membaca. ”Nggeh remen Pak, diajari maos Pak Polisi (ya senang Pak diajari membaca Pak Polisi -red),” ungkapan Sarmidah dalam bahasa Jawa. (Urip Daryanto-64)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

izmir escort