Bruno Bisa Main Lawan Bali United

MAGELANG -PSIS Semarang masih bisa memainkan Bruno Silva saat menjamu Bali United di Magelang, Jumat (15/11) nanti. Meskipun, penyerang kelahiran Brasil ini sudah mengumpulkan tiga kartu kuning, yang didapat selama membela Laskar Mahesa Jenar musim ini.
General Manager PSIS, Wahyoe Winarto mengatakan hal ini dikarenakan pertandingan melawan Serdadu Tridatu merupakan laga tunda pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019. Hukuman larangan bertanding satu laga karena akumulasi kartu kuning yang diterima Bruno baru berlaku pada 22 November saat PSIS bertandang ke markas PS Tira-Kabo di pekan ke-28.
”Menurut regulasi Liga 1 hukuman larangan bermain seorang pemain karena akumulasi kartu berlaku untuk pekan berikutnya, bukan lawan berikutnya. Kalau pekan berikutnya kami melawan PS Tira-Kabo, sedangkan laga melawan Bali United partai tunda pekan ke-22,” kata pria yang akrab disapa Liluk ini.
Koleksi tiga kartu kuning Bruno ini bisa dibilang kilat, mengingat dia baru bergabung di PSIS pada pertengahan musim dan posisinya sebagai seorang pemain menyerang.
Striker yang di awal 2019 sempat membela klub Al Ain (Arab Saudi) setelah memperkuat PSIS tahun lalu ini, baru bermain delapan laga sejak melakoni laga pertama melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-19 pada 20 September. Kartu kuning pertamanya musim ini didapat pada laga kedua Bruno, yakni saat melawan Kalteng Putra di Palangkaraya (24 September) dengan hasil akhir imbang, 0-0.
Kartu kuning kedua pemain yang akrab disapa Bocin ini didapat saat kalah dengan skor 0-2 melawan Barito Putera di Banjar (22 Oktober) di pekan ke-24. Teranyar, Bruno memperoleh kartu kuning di pekan 27 lalu saat menghadapi tuan rumah Persib Bandung (6/11) yang berakhir dengan kekalahan PSIS, 1-2. Saat itu Bruno bisa mencetak gol keduanya musim ini lewat aksi tendangan dari luar kotak penalti Persib.
”Yang jelas, kehilangan Bruno Silva dalam sebuah laga merugikan bagi kami. Sebab saat ini secara permainan PSIS sedang menanjak. Apalagi Bruno mencetak gol saat lawan Persib,” lanjut Liluk.
Tahar-Finky
Selain Bruno, Safrudin Tahar dan Finky Pasamba juga akan absen melawan PS Tira Kabo. Sebab usai laga melawan Persib kedua pemain ini sama-sama sudah mengoleksi sembilan kartu kuning. Baik Tahar dan Finky juga pemain yang kerap menghuni starting eleven yang dipasang Pelatih Kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah.
Liluk melihat hal ini sebagai risiko sebuah kompetisi yang ketat. ”Pelatih tentu punya alternatif pemain-pemain yang absen ini. Sebab kami memiliki pemain pengganti yang juga sudah punya jam terbang musim ini,” tandas Liluk. (mam,H85-29)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *