Berbagi Tips Menanam Anggrek

ANGGREK merupakan tanaman eksotik dengan karisma luar biasa dan memikat setiap orang yang melihatnya. Anggrek juga merupakan tanaman hias paling mahal.

Hal itulah yang menarik hati Sedyo Utomo untuk mencintai bunga ini. Dari banyak spesies anggrek yang ada di dunia, warga Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan ini memiliki 23 spesies. Dia sudah bertahun-tahun menggeluti tanaman anggrek.

“Dibanding tanaman hias lain, tingkat kesulitan memelihara anggrek lebih sulit dan butuh ketelatenan ketelitian dan kesabaran. Karena anggrek masing-masing jenis berbeda kebutuhan hidupnya,” katanya, baru-baru ini.

Sedyo mencontohkan anggrek bulan hybrid yang membutuhkan cahaya matahari hanya 20 hingga 50 persen, dibutuhkan media yang lembab tapi tidak basah, butuh sirkulasi udara yang lancar dan nutrisi yang cukup. Bila salah satu tidak terpenuhi, bunga anggrek yang dihasilkannya kurang optimal.

“Yang sering menjadi momok bagi pecinta anggrek bulan itu problem akar dan daun yang membusuk. Kalau tidak waspada hati hati apalagi putus asa bisa berlanjut pada berakhir nya hidup sibulan,” ujarnya.

Lama bergelut di dunia peranggrekan, membuat dia menjadi sumber rujukan tips menanam anggrek di Komunitas Anggrek Purbalingga. Apalagi Sedyo kerap menulis berbagai tips mengenai anggrek di media sosial facebook dan grup Whatsapp.

“Melalui grup Whatsap Komunitas Anggrek, saya ingin berbagi pengalaman dengan kawan-kawan. Karena 90 persen anggota baru atau newbie mengalami kegagalan, terutama ketika mencoba memelihara anggrek, terutama jenis anggrek bulan,” paparnya.

Komunitas Anggrek di Purbalingga baru terbentuk kurang dari dua tahun. Saat ini terdapat sedikitnya 50 orang pencinta tanaman anggrek yang tergabung dalam komunitas tersebut. Sebagian besar dari kalangan ibu rumah tangga. Sebagian besar bahkan sudah memiliki greenhouse. Komunitas anggrek itu terbentuk ketika di Purbalingga diselenggarakan sebuah pameran pada Desember 2018 lalu.

Melalui komunitas ini, sesama anggota saling berbagi informasi tentang teknik pendederan, pembibitan, pemeliharaan dan pengembangan, serta hama dan penyakit yang mengancam tanaman anggrek.(Ryan Rachman-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *