Benahi Komunikasi Publik: KADIN Minta Pemerintah Jalankan 7 Terobosan

JAKARTA,Suara Merdeka.Com.- Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Erwin Aksa meminta pemerintah untuk menjalankan 7 terobosan penting sebagai upaya membenahi komunikasi publik menghadapi new normal saat ini.

“Ada 7 terobosan penting yang harus dijalankan pemerintah dalam kondisi new normal saat ini,” kata dia dalam diskusi daring bersama Institute of Public Communication Series#1 bertajuk “PSBB dan Ekonomi Kite”, Minggu (20/09/2020).

Menurut dia, memasuki fase new normal saat ini, cukup banyak hal yang harus dilakukan pemerintah guna mengimplementasikan kebijakan-kebijakannya kepada masyarakat.

Tujuh Terobosan
Erwin menyebutkan 7 terobosan penting yang harus dilakukan pemerintah sebagai wujud new normal. Pertama, meningkatkan jumlah rapid test hingga mencapai 200.000 tes per hari, agar sesegera mungkin dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. 

“Saat ini, rapid test baru di angka 40.000 per hari, padahal angka orang yang terinfeksi Covid-19 kami perkirakan sudah mencapai jutaan orang,” katanya.

Kedua, pemerintah harus fokus menangani Covid-19 bersama dengan pemerintah daerah dan seluruh masyarakat. Sehingga tidak tercipta klaster-klaster Covid-19 yang baru.

“Tuntaskan dulu Covid-19, baru ekonomi dibuka. Sebab jika secara berbarengan menjaga ekonomi sementara penularan masih tinggi, maka hasilnya bisa sangat merugikan,” terang dia.

Ketiga, pemerintah harus segera menetapkan harga-harga terkait Covid-19 yang terjangkau bagi masyarakat. Misalnya, harga swap test, alat kesehatan seperti masker, face shield, sarung tangan dan sebagainya.

“Jika harganya masih terlalu tinggi, pemerintah bisa segera mensubsidi bagi masyarakat yang membutuhkannya. Sehingga kesehatan masyarakat menjadi hal terutama yang diperhatikan,” papar Erwin lagi.

Keempat, dalam kondisi new normal saat ini, pemerintah juga harus mendorong masyarakat agar serius memerhatikan kesehatannya, dengan cara melakukan swap test dalam durasi 2 minggu sekali.

Harus diingat bahwa, kata dia, swap test yang dilakukan harus mengacu pada protokol kesehatan yang ditetapkan oleh WHO, apalagi Indonesia anggota WHO. Sebab selama beberapa waktu terakhir ini, kebijakan pemerintah lebih pada melakukan tindakan yang tidak direkomendasikan WHO. 

“Tell the truth, the way you know it,” ucap dia.

Menurut Erwin, Indonesia mempunyai banyak pakar pintar yang tahu kondisi ini, ditambah lagi WHO setiap hari menerbitkan informasi tentang Covid-19. Karena itu, ia mendorong pemerintah secara rutin menyampaikan informasi tentang Covid-19 berdasarkan protokol yang ditetapkan WHO.

Kelima, informasi akurat tentang Covid-19 dan upaya penanganannya harus terus-menerus disampaikan kepada masyarakat luas melalui berbagai pendekatan media sehingga lebih mudah dijangkau dan dapat dimengerti oleh masyarakat. Sebab, katanya lagi, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa itu Covid-19 sehingga informasi yang beredar di masyarakat menjadi simpang siur.

“Tidak ada framing yang jelas tentang penanganan Covid-19 dari sisi public policy,” ungkap Erwin.

Keenam, dalam kondisi saat ini pemerintah perlu memikirkan langkah terobosan agar layanan publik tidak terganggu. Karena itu, diperlukan protokol di tingkat kementerian/lembaga agar birokrasi tentang perizinan tidak terjadi. 

“Harus ada terobosan dalam menyelesaikan hal-hal seperti ini, sebab kasus Covid-19 bisa menjangkiti siapapun. Kalau misalnya, seorang pejabat di satu kementerian terkena Covid-19 lalu instansi itu lock down, berarti menghambat proses perizinan yang harusnya diterbitkan oleh kementerian itu. Akibatnya mengganggu perekonomian yang sudah berjalan,” paparnya lagi.

Ketujuh, pemerintah perlu mengalokasikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang terimbas pandemi Covid-19 ini. Selain itu, pemberian insentif bagi usaha-usaha sunset seperti sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran yang terdampak Covid-19 secara dahsyat. 

“Banyak masyarakat pada usaha-usaha sunset yang membutuhkan bantuan. Jadi ini beberapa terobosan yang kami minta jadi perhatian pemerintah. Dan kami sendiri sedia memberikan bantuan bagi teman-teman dunia usaha lainnya untuk membantu mereka melakukan tracing seseorang yang penderita Covid-19. Sehingga lebih mudah bisa diketahui pergerakannya dan siapa saja yang terdekat dengannya,. Selain itu, kami juga minta pemerintah untuk menginfokan data dengan benar,” tandas Erwin.(bn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort