Belasan Klub Bersaing

-PBSI Cup XXIV Temanggung

TEMANGGUNG- Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis PBSI Cup XXIV Temanggung 2019 di GOR Bambu Runcing Temanggung didominasi para pemain lama dari belasan klub atau perkumpulan bulutangkis (PB).

Kejuaraan dinilai menjadi ajang klub bulu tangkis lokal di Temanggung, menjajal kemampuan anak didiknya, serta meningkatkan jiwa berjuang dan skill bulutangkis para atlet agar semakin hebat.

Hal itu dibenarkan Ketua Harian Pengurus Kabupaten Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Temanggung, Sri Haryadi saat ditemui Suara Merdeka disela-sela memantau kegiatan pertandingan Kejurkab Bulu Tangkis di GOR Bambu Runcing Temanggung hari ketiga.

Menurut dia, secara umum kegiatan yang digelar sejak Selasa (25/6), dan rencananya akan berakhir dengan final pertandingan di hari Sabtu (29/6) mendatang.

Total terdapat sebanyak 181 pertandingan dilakukan. Dalam setiap harinya pertandingan digelar sejak pukul 13.00 hingga pukul 23.00.

Masing-masing, pada penyelenggaraan hari pertama 26 pertandingan dilakukan siang dan 14 pertandingan dilakukan malam. Kemudian hari kedua, 44 pertandingan dilakukan siang dan 16 pertandingan dilakukan malam. Pada hari ketiga,
43 pertandingan dilakukan siang dan 16 pertandingan malam.

Hari Terakhir

Sementara pada hari terakhir, 30 pertandingan akan dilakukan siang dan empat pertandingan dilakukan malam. Hal itu tentu dinilai melelahkan bagi penyelenggara atau wasit pertandingan.

Namun demikian, pihaknya tetap semangat menjalankan Kerjurkab, karena demi meningkatnya kualitas atlet bulutangkis di Temanggung, serta mencari bibit-bibit unggul di sekolah-sekolah agar kedepan bisa dibina melalui klub atau PB.

Terdapat puluhan klub bulu tangkis di Temanggung yang bisa menjadi sarana pusat pembinaan atlet bulu tangkis Temanggung. Dalam kejurkab kali ini ada sekitar 15 klub turut serta, antara lain PB Karangayem, PB Tunas Pamor, PB Lokomotif, PB Tunas Mekar, PB Garuda, PB Tenda Biru, PB D&J (Drajat dan Johan), PB Puma, PB Ganesha, PB Tretep, PB Kembang Kantil, PB Permata, PB Graha,PB Tiara dan PB Siyot.

Adanya kejurkab juga dinilai bisa menjadi ajang persaingan para PB, agar popularitas nama PBnya makin bagus.

Pada berbagai kejuaraan sejumlah nama selalu muncul menjadi terbaik, seperti halnya PB Karangayem, PB Tunas Pamor, PB Lokomotif dan PB Tunas Mekar. Pihaknya berharap PB lain senantiasa meningkatkan semangat pembinaan dan pelatihan agar kemampuan para atletnya bisa semakin meningkat. (mar-66)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *