Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo (berdiri pakai topi hitam) menyaksikan penyembelihan hewan kurban di Desa Jabon Mekar. Foto : Istimewa
- Ekonomi

BAZNAS Selenggarakan Kurban Berdayakan Desa di 20 Provinsi

BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada Idul Adha 1440 H ini menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan dalam Program Kurban Berdayakan Desa di 43 titik penyaluran di 20 provinsi se-Indonesia.
Salah satu titik penyaluran adalah Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor yang dilaksanakan Minggu (11/8/2019) siang.

Hadir dalam acara di Jabon Mekar tersebut, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA CA, Anggota BAZNAS, Prof. Dr. Mundzir Suparta, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bogor, KH Ubaidillah dan Kepala Desa Jabon Mekar, Ana Yuliana.
Bambang Sudibyo mengatakan, penyembelihan hewan kurban dalam program Kurban Berdayakan Desa ini berlangsung hingga hari tasyrik terakhir untuk melayani para Pekurban yang menunaikan ibadahnya di akhir waktu.
“Hingga Hari Raya Idul Adha hari ini, masyarakat masih terus menunaikan kurbannya melalui BAZNAS. Sehingga kami masih membuka layanan melalui berbagai kanal pembayaran yang tersedia,” kata Bambang.

Di Desa Jabon Mekar, sebanyak 44 kambing dan satu sapi disembelih untuk dinikmati oleh 920 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu.
“Kambing dan sapi kurban yang disembelih hari ini didatangkan dari para peternak desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka adalah peternak binaan BAZNAS. Ini sesuai dengan konsep Program Kurban Berdayakan Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui perputaran roda ekonomi yang menguat, peningkatan gizi masyarakat, dan budaya gotong royong yang makin erat,” jelas dia.

Dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban di Desa Jabon Mekar ini, BAZNAS turut memperhatikan aspek lingkungan dengan menghindari penggunaan plastik untuk mengemas daging kurban. Maka digunakan besek untuk menggantikan plastik. Dan besek tersebut dibuat langsung oleh mustahik binaan BAZNAS.

“Selain kita ikut serta dalam menjaga lingkungan hidup dari sampah plastik, penggunaan besek juga memberikan income bagi perajin besek yang binaan BAZNAS. Jadi banyak dampak positifnya,” pungkas Bambang. (htn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *