Bawaslu Lanjutkan Pendidikan Politik

JEPARA, Suaramerdeka.news – Setelah sukses menjalankan tugasnya sebagai pengawas secara menyeluruh dalam pelaksanaan tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Jepara bakal melanjutkan kegiatannya dengan fokus pada pendidikan politik dan demokrasi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko saat konferensi pers di ruang pertemuan Bawaslu Jepara, selasa (20/8). Pendidikan politik sebagai lanjutan kegiatan Bawaslu usai pelaksanaan Pemilu 2019 hingga selesai pelantikan anggota DPRD Jepara Selasa (13/8).

”Usai Pemilu, kami tidak kemudian nganggur, tetapi ada lanjutan kegiatan, yaitu pendidikan politik dan demokrasi,” jelasnya.

Bawaslu kabupaten saat ini telah menjadi lembaga permanen, bukan lagi ad hoc atau tidak permanen. Oleh karena itu, selama lima tahun, komisioner Bawaslu akan melanjutkan tugasnya.

Divisi Organisasi dan SDM, Abdul Kalim menambahkan, rencananya Bawaslu Jepara akan menggelar sekolah pengawasan Pemilu. Bawaslu akan bekerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Kurikulumnya akan segera disusun sebagai tindak lanjut untuk pendidikan politik ini.

”Kami juga akan kerja sama dengan kelompok masyarakat dan organisasi lain,” terangnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Bawaslu Jepara juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban ke publik terkait kinerja Bawaslu dalam lima divisi yaitu Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Penindakan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, Organisasi dan SDM, serta Hukum dan Data.

Selama tahapan pemilu, Bawaslu telah melaksanakan penangan terhadap lima laporan pelanggaran pidana pemilu, empat penanganan pelanggaran administrasi pemilu, dan satu penanganan pelanggaran perundang-undangan lainnya.

Tak hanya itu, Sujiantoko mengaku, Bawaslu Jepara juga mengupayakan santunan bagi pengawas yang kecelakaan kerja. Ada 12 orang yang diajukan ke Bawaslu Provinsi Jateng, tetapi hanya delapan yang disetujui, dengan tiga orang luka berat dan lima orang luka ringan.

”Kami masih menunggu pencairan santunan ini. Rencananya, bagi yang luka berat mendapatkan Rp 16,5 juta dan yang luka sedang sebesar Rp 8,25 juta,” ungkapnya. (H76-63)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort