Batang Urutan Ke-13 Rawan Bencana di Jateng

BATANG – Kabupaten Batang menduduki menempati urutan ke-13 daerah rawan bencana dari 35 kota/kabupaten di Jateng. Adapun kerawanan bencana meliputi banjir dan tanah longsor. Berbagai upaya terus dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, seperti mitigasi bencana, pembentukan sukarelawan SAR, dan pembentukan desa tanggap bencana.

”Bencana yang paling rawan di Batang terutama banjir. Selain itu, juga tanah longsor dan gelombang pasang laut tinggi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ulul Azmi setelah mendampingi Sekda selaku Kepala BPBD Nasikhin menerima bantuan peralatan dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, kemarin.

Dia mengemukakan, salah satu desa yang sudah dibentuk tanggap bencana, yaitu Desa Gerlang, Kecamatan Blado. Selanjutya, dalam waktu dekat akan dilaksanakan di Desa Pranten, Bawang. Sekda Nasikhin mengapresiasi kepedulian Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan.

Karena penanggualngan bencana, tidak hanya tanggung jawab Pemeritah Kabupaten (Pemkab). Namun juga dibutuhkan peran berbagai pemangku kepentingan dan perusahaan. Terutama terkait bantuan dan sosialisasi termasuk dari masyarakat.

Antisipasi Bencana

”Pemerintah selalu hadir bersama masyarakat (sukarelawan) pada saat ada bencana. Kami perlu mengantisipasi bencana dengan menyiapkan peralatan dan perlengkapan, dana, manajemen. Kami mengimbau BUMN dan perusahaan swasta ikut aktif penanggulangan bencana melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau program lain.

Termasuk peran teman-teman jurnalis, semua bantuan, kami gunakan akuntabel, transparanasi sampai sasaran,” tandasnya. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan Wiwik Septi Herawati menuturkan, pemberian bantuan itu salah satu dari kegiatan lingkungan sosial wilayah kerja.

Sebab, Kabupaten Batang masuk wilayah kerja institusinya. Adapun bantuan yang diberikan meliputi tenda, velbet, selimut, kompor, dan magic-com. Peralatan itu sangat dibutuhkan saat terjadi musibah. ”Kemungkinan banjir ataupun longsor tidak bisa diprediksi.

Karena itu, BPJS hadir dan ada di masyakat Kabupaten Batang, apalagi Pemkab selama ini juga selalu mendukung kerja sama,” ujar Wiwik didampingi Kepala Kantor Cabang Perintis (KKCP) BPJS Ketenagakerjaan Batang Bambang Indriyanto. (ar-38)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort