Ballistik Boyz, Dari Jepang Dengan Ledakan.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Ada kabar gembira untuk seluruh fans Ballistik Boyz maupun Exile Tribe di Indonesia! Setelah hadir di Malaysia, showcase Ballistik Boyz akan segera hadir di Indonesia dan diselenggarakan pada tanggal 1-3 Desember 2019 di Jakarta.

Acara bertajuk Ballistik Boyz Showcase In Indonesia ini akan dibagi menjadi dua showcase yang bertempat di dua venue yang berbeda.

Showcase pertama berlangsung pada Minggu, 1 Desember 2019 di Main Atrium Mall of Indonesia (MOI), showcase kedua diadakan pada Selasa, 3 Desember 2019 di Tribeca Central Park.

Showcase ini diselenggarakan oleh WebTVAsia Indonesia selaku partner resmi dari LDH Management yang menaungi Exile Tribe termasuk Ballistik Boyz.

Ballistik Boyz merupakan male rap, vocal, dan dance group yang berasal dari Jepang di bawah manajemen LDH Japan.

Grup yang beranggotakan tujuh orang ini bermula dari Global Japan Challenge dan Vocal Battle Audition 5 yang terbentuk ketika Exile Hiro dan Doberman Infinity berkolaborasi saat Vocal Battle Audition 5.

Pada 22 Mei 2019 mereka debut untuk yang pertama kalinya dan bergabung dengan Exile Tribe yang merupakan gabungan dari seluruh talent LDH Japan.

Apa yang menjadikan Ballistik Boyz unik di dalam Exile Tribe ini, mereka adalah grup pertama dari Exile Tribe yang seluruh anggotanya bernyanyi.

Walau pendatang baru dalam industri hiburan di Jepang, Ballistik Boyz telah membuktikan kualitas mereka sebagai idola dengan mendapatkan penghargaan MTV Video Music Award Japan 2019 (MTV VMAJ) di dalam kategori Rising Star Award.

Tidak hanya itu, mereka juga telah menelurkan dua buah album yang salah satunya self-titled debut mini album bertajuk Ballistik Boyz.

Dari albumnya inilah, lagu Make U a Believer terpilih menjadi lagu penutup acara Freestyle Dungeon dari TV Asahi di Jepang.

Sementara itu album Battle of Tokyo -Enter The Jr.Exile- menjadi album live concert mereka yang pertama dan berkolaborasi dengan anggota Exile Tribe lainnya seperti Generations, The Rampage, dan Fantastic.

Sebagaimana dikatakan Hidaki, salah satu personil Ballistik Boyz, grupnya memang sengaja berpromosi langsung ke Thailand, Indonesia, dan beberapa negara lainnya. “Karena saat ini, pasar musik di Asia Tenggara sangat besar, termasuk di Indonesia makanya kami ingin sekali di sini. Bertemu penggemar secara langsung, ” katanya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (1/2).

Ballistik Boyz. (SMNews/Doc).

Dia menambahkan, selain mempromosikan single pertama mereka yang berjudul 44Raiders, showcase mereka juga bertujuan untuk mempererat hubungan Ballistik Boyz dengan fans mereka di wilayah Asia Tenggara.

Bukan hanya showcase, di Indonesia Ballistik Boyz juga akan melakukan dance collaboration dengan Step By Step Id. Mereka juga akan membuat content berupa Try-Indonesian-Food bersama Gigi CHERRYBELLE, di mana mereka akan ditantang mencicipi makanan ciri-khas Indonesia.

Selama kunjungan mereka di Jakarta, para personil Ballistik Boyz juga akan berkeliling kota dan lebih mengenal Indonesia dengan mengunjungi Monumen Nasional (Monas).

Personil Ballistik Boyz.

Hidaka Ryuta, Hidaka Ryuta merupakan member tertua dari seluruh anggota Ballistik Boyz. Lelaki kelahiran 11 Januri 1996 ini terinspirasi dari kakeknya yang juga penyanyi sekaligus member The Shadracks.

Hal itu membuat Ryuta ingin mengikuti jejak sang kakek dan berjanji akan bernyanyi satu panggung dengannya. Bukan hanya karena umur yang lebih tua, namun Ryuta merupakan pribadi yang dewasa dan karena itulah member lainnya menganggap bila Ballistik Boyz adalah keluarga, maka sosok Ryuta adalah seorang ayah di keluarga mereka.

Ia juga dikenal sebagai hare-toko dalam Bahasa Jepang, yang artinya ketika dia hadir ia selalu membuat cuaca menjadi cerah; dalam kata lain ia selalu membawa atmosfer yang menyenangkan.

Selain bernyanyi, Ryuta sangat menyukai olahraga untuk melatih ototnya, bahkan sebelum tidur ia selalu melakukan sedikit latihan. Saat masih kecil Ryuta pernah becita-cita menjadi atlit.

Kanou Yoshiyuki. Tidak seperti anggota member lainnya, Kanou Yoshiyuki memulai karirnya dengan melatih suaranya, lalu barulah ia belajar menari.

Pada awalnya Yoshiyuki kesulitan mengikuti gerakan menari yang bisa dengan mudahnya dilakukan member Ballistik Boyz lainnya.

Namun berkat latihan yang keras, sekarang ia mampu melakukannya. Ada cerita yang cukup lucu dibalik kemampuan Yoshiyuki bernyanyi, sewaktu kecil ia sama sekali tidak suka menyanyi.

Tetapi kakak perempuan Yoshiyuki membuat ia berubah pikiran hingga menjadi seorang penyanyi seperti sekarang.

Spesialisasi Yoshiyuki dalam bernyanyi adalah beat-box. Sebelumnya ia adalah mahasiswa di sebuah universitas di Jepang namun untuk mengejar mimpinya menjadi seorang performer, ia memutuskan untuk keluar dari universitas.

Hal ini sempat membuat keluarganya kecewa, tetapi Yoshiyuki bisa membuktikan dirinya. Ketika Ballistik Boyz tampil di FANTASTIC9 OA di Sendai, ibu dan kakak perempuannya menangis haru melihat pencapaian yang dilakukan Yoshisuki. Lelaki kelahiran 10 September 1996 ini pernah bercita-cita menjadi dokter hewan.

Kainuma Ryusei. Lelaki kelahiran 19 Juni 1999 yang pernah mempunyai mimpi menjadi pembalap F1 ini memulai karirnya sebagai rapper dan memenangkan rap section Vocal Battle Audition 5 (VBA5).

Cirikhas Ryusei sebagai rapper adalah gaya rapnya yang agresif dan ‘attacking’. Ryusei berasal dari keluarga mixed-culture, dengan seorang ayah asli Jepang dan ibunya yang berasal dari Brazil.

Karena itulah Ryusei bisa berbicara Bahasa Portugis dengan fasih. Jika Ballistik Boyz adalah sebuah keluarga, ia digambarkan sebagai murid dari luar negeri (exchange-student) yang tinggal bersama keluarga Ballistik Boyz.

Selain rap dan dance, Ryusei juga memili kemampuan akrobatik yang bagus. Ia biasa melakukan back-flip sebelum tampil dan menjadikan hal itu pemanasan.

Ia juga memiliki hobby memotret pemandangan dan sangat menyukai makanan manis juga minuman cokelat dari Amazing Coffee. Mimpinya sekarang adalah ingin membawa seluruh anggota Ballistik Boyz ke Brazil bersama dengannya.

Fukahori Miku. Fukahori Miku merupakan member Ballistik Boyz yang paling multi-talenta. Selain mahir dalam koreografi dan membuat komposisi musik, Miku juga bisa bermain drum, piano, menulis lagu, dan akrobatik.

Miku juga pernah berkesempatan untuk belajar koreografi dan bernyanyi di Amerika Serikat. Karena itulah Miku fasih berbahasa Inggris.

Miku merupakan ‘maskot’ leader dari Ballistik Boyz meskipun mereka tidak pernah berbicara siapakah leader Ballistik Boyz, karena semuanya adalah pemimpin di dalam Ballistik Boyz.

Ia juga dikenal sebagai ame-toko yang artinya, setiap kali ia hadir cuaca akan hujan. Hal ini berbanding terbalik dengan Ryuta. Lelaki yang lahir pada 1 July 1999 ini seringkali melakukan penampilan akrobatik yang beresiko.

Pernah pada suatu saat lengannya cedera saat melakukan akrobatik di Dance Alive 2018, namun ia tetap melanjutkan penampilannya seolah tidak terjadi apapun.

Miku sangat menyayangi ayahnya, dan mereka jarang menghabiskan waktu bersama. Hal yang menjadi prioritas bagi Miku adalah ketika ia melakukan quality time bersama ayahnya.

Okuda Rikiya. Okuda Rikiya sudah ada di LDH sejak 2007. Sejak kecil ia selalu mengikuti Yuta salah satu member dari GENERATIONS yang juga merupakan bagian dari Exile Tribe.

Ia mengidolakan Yuta dan terinspirasi oleh gaya fashion, hairstyle, dan gaya menari Yuta hingga saat ini. Yuta juga lah yang mengajari Rikiya menari sewaktu kecil.

Sejak menekuni karirnya ia bersama Miku dan Masahiro pernah menjadi bagian dari Project Taro. Gaya favoritnya dalam menari adalah RnB, ia pun sangat mahir melakukan Hip Hop Dance.

Lelaki kelahiran 12 Oktober 1999 ini memiliki pribadi yang lembut, ia bisa sangat sabar dan selalu memikirkan perasaan member Ballistik Boyz. Selain menari dan bernyanyi, Rikiya juga bermain piano, bisa bermain basket jalanan, dan pernah belajar karate di Okinawa.

Matsui Riki. Sejak kecil Matsui Riki telah banyak memenangkan battle dance. Keinginan kerasnya untuk menggeluti koreografi dipengaruhi oleh kedua orang tuanya.

Mereka bahkan mempunyai studio tari bernama “Beat Clasp”. Anggota Ballistik Boyz lainnya kerap kali memanggilnya Riki-chan dan diperlakukan seperti anak kecil karena memiliki wajah yang babyface.

Hal ini juga sangat cocok dengan kepribadiannya yang hiperaktif, ia selalu bangun dari tidurnya dengan antusias untuk memulai harinya. Lelaki kelahiran 26 Maret 2000 ini juga mempunyai hobby memancing, dan bermusik. Walaupun masih pemula, namun Riki bisa memainkan Bass.

Sunada Masahiro. Di masa kecilnya, Sunada Masahiro pernah pergi ke Spanyol dan Portugal untuk belajar sepak bola. Ia pernah bermimpi menjadi pemain sepak bola.

Tetapi hal itu tidak berhasil untuknya dan ia pun kembali ke Jepang. Selain mahir bernyanyi ataupun melakukan gerakan koreografi, ia juga bisa bermain gitar dan piano dan gemar juga melakukan kegiatan seperti modelling, fotografi, dan menonton film.

Film favoritenya adalah The Notebook. Ia juga ingin berakting suatu saat nanti, ia pernah belajar acting saat dia tinggal di Amerika Serikat. Walaupun anggota termuda, yaitu kelahiran 17 Mei 2000, namun Masahiro merupakan anggota Ballistik Boyz yang mempunyai sex appeal paling kuat dibandingkan anggota lainnya.

Anggota GENERATIONS bahkan sering memanggilnya erotic. Ia merupakan pekerja keras dalam mencari uang dan ia sangat suka memmbawa seluruh keluarganya makan yakiniku di restoran mahal. (benny benke – 69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *