WONOSOBO -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo membuat program khusus bagi pelajar bertempat tinggal di pelosok daerah supaya mobilitas ke sekolah menjadi lancar. Angkutan gratis pun akan diwujudkan dalam waktu dekat ini.
Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) bersinergi dengan Dinas Pendidikan berencana mewujudkan angkutan gratis bagi siswa.
Sekretaris Disperkimhub Joko Widodo menerangkan saat ini masih terdapat beberapa desa di Wonosobo yang terbatasi dari segi akses transportasi menuju tempat sekolahan. “Dengan adanya program ini nanti siswa dapat sekolah tanpa ada kendala dari sarana transportasi,” kata Joko.
Terdapat tiga kecamatan di Wonosobo yang akan ditetapkan program tersebut yang di antaranya Kecamatan Selomerto, Leksono, dan Tegalsari. “Sengaja kami terjunkan untuk desa yang jauh dari sekolahan, selain itu ditujukan untuk desa yang tidak ada angkutan, agar nantinya tidak ada kesenjangan,” katanya.
Dalam pelaksanannya Joko menjelaskan nantinya pemerintah desa untuk bersedia memfasilitasi dengan cara menganggarkan program tersebut ke dalam anggaran desa. Selain itu pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pemilik angkutan desa dalam pelaksanaan angkutan gratis tersebut. Koordinasi tersebut bertujuan agar tidak terjadi kesenjangan antara Disperkimhub dengan pemilik angkutan desa terkait.
Selain sebagai sarana pengoptimalan transportasi program angkutan gratis ini juga sebagai upaya peredam kecelakaan untuk siswa.
Sementara Kasi Dalop dan Parkir Dinas Perumahan Muhammad Waluyo menambahkan saat ini masih banyak siswa yang menggunakan sepeda motor untuk ke sekolah. Di sisi lain secara usia belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor. “Ada pula yang berani berboncengan tiga,” kata Waluyo.
Dengan adanya program ini Waluyo berharap siswa dapat sekolah walaupun jaraknya jauh dan juga bisa meminimalisir angka kecelakaan khususnya untuk siswa. Saat ini, imbuhnya, fasilitasi angkutan sekolah gratis dilakukan di sejumlah siswa yang berdomisili di pelosok desa. (kim-26)