Alquran Batik Sebagai Media Syiar dan Dakwah

ALQURAN berwujud kain batik? Mungkin Anda jarang melihatnya. Sebab kain batik memang jarang dipakai sebagai media pembuatan kitab suci umat Islam tersebut. Namun di Kampung Batik Laweyan, pembuatan batik bermotif ayat suci Alquran bisa dijumpai selama Ramadan.

Bahkan proses pembatikan teks Alquran menggunakan malam atau lilin batik panas bisa disaksikan di Mahkota Batik Laweyan, salah satu toko di kawasan setempat. Manajer Produksi Batik Quran Mahkota Laweyan, Muhammad Taufan Wicaksono, mengungkapkan jika Ramadan tahun ini menjadi kali ketiga Mahkota Batik Laweyan merampungkan pembuatan Alquran batik.

“Prosesnya sudah kami mulai sejak Ramadan 2016,” kata dia. Awalnya pembuatan Alquran batik ini digunakan untuk sarana berdakwah. Pengelola toko bermaksud menyajikan suatu hal yang lain kepada pengunjung atau wisatawan, sehingga tidak sekadar berbelanja.

“Dari semangat itu akhirnya kami mengaplikasikan Alquran dalam lembaran kain batik. Jadi pengunjung juga bisa melihat batik Quran ini di sini.” Saat wartawan menyambangi lokasi pembuatan Alquran batik kemarin, sebanyak 28 dari 30 juz atau bagian Alquran telah dikerjakan melalui proses pembatikan.

Salah satu lembaran kain yang terlihat berukuran 95 cmx115 cm memuat surat Al-Munafiqun. Pembuatannya dibagi tiga tahap, yakni menjiplak, membatik, serta mewarnai. “Proses penjiplakan sudah selesai. Untuk proses pembatikan kurang sedikit lagi. Kami perkirakan akhir tahun bisa selesai,” kata Taufan Pembuatan Alquran batik itu diakuinya butuh waktu lama.

Apalagi tidak sembarang orang bisa membatik ayat-ayat suci untuk karya ini. Sekali salah menorehkan ayat, sebagian proses pembatikan harus diulang. Untuk itulah pembatikan hanya dilakukan satu orang. “Kalau menjiplak memang lebih mudah.

Biasanya kami mengajak siswa sekolah yang praktik kerja lapangan di sini,” terang Taufan. Sayangnya pengelola Mahkota Batik Laweyan tidak berencana menjual Alquran batik tersebut. “Alquran ini kami buat untuk syiar agama dan media dakwah. Nantinya jadi koleksi di sini saja.” (Agustinus Ariawan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort