Alokasi Kursi DPRD pada Pemilu 2024 Akan Bertambah

SALATIGA – Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit mengimbau KPU Salatiga mengantisipasi kenaikan alokasi kursi DPRD kota ini pada Pemilu 2024. Jika saat ini alokasi kursi DPRD sebanyak 25 orang, pada pemilu depan bisa bertambah menjadi 30 orang seiring pertambahan penduduk.

“KPU harus menyiapkan tahapan-tahapan Pemilu 2024 mulai dari sekarang. Misalnya, peningkatan kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) itu berapa saja perlu disosialisasikan kepada partai politik,” kata Dance saat menerima penyerahan hasil Pemilu 2019 di gedung DPRD Salatiga, Selasa (14/1).

Saat ini jumlah penduduk Salatiga sudah lebih dari 195.000 orang, dan diperkirakan pada Pemilu 2024 mencapai 200.000 orang.

Mengacu Pasal 191 UU No 7 tahun 207, jumlah kursi DPRD kabupaten atau kota, ditetapkan paling sedikit 20 dan paling banyak 55 kursi. Jumlah kursi DPRD kabupaten atau kota, didasarkan pada jumlah penduduk. Adapun perinciannya, untuk jumlah penduduk sampai 100.000 orang, memperoleh alokasi 20 kursi. Jumlah penduduk 100.000-200.000 orang mendapat 25 kursi dan jumlah penduduk 200.000-300.000 orang mendapat 30 kursi.

Untuk kabupaten atau kota dengan jumlah penduduk 300.000 – 400.000 orang, memperoleh alokasi 35 kursi, 400.000-500.000 sebanyak 40 kursi, penduduk 500.000 -1.000.000 orang memperoleh 45 kursi, dan jumlah penduduk 1 juta-3 juta orang memperoleh alokasi 50 kursi.

“Selain itu, KPU juga perlu persiapan penganggaran pada Pemilu 2024. Sebab Pemilu nanti akan dilakukan serentak pada tahun yang sama akan dilakukan semua jenis pemilihan, baik pilwakot, pilgub, pilpres, pemilu legislatif, dan DPD. Ini perlu anggaran besar. Karena itu, perlu diperhitungkan dari sekarang,” tantas dia.

Bantu Penganggaran

Dance juga mengapresiasi KPU Kota Salatiga atas penyelenggaraan Pemilu 2019. Menurutnya, Pemilu berjalan lancar, tidak ada persoalan yang berarti dan berprestasi dengan mencapai peringkat satu se Jawa Tengah dalam hal partisipasi.

“Kami berharap Pemilu yang lancar dan demokratis ini bisa dipertahankan pada Pemilu mendatang,” ucapnya.

Ketua KPU Salatiga, Syameuri mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2019 sudah selesai dengan baik, lancar, tidak ada masalah. Ia juga menyampaikan, sesuai ketentuan UU No10 tahun 2016, bahwa kepala daerah hasil pemilihan tahun 2017, akan berakhir pada 2022. Selanjutnya akan dilaksanakan pemilihan serentak pada 2024. KPU berharap agar Pemkot bisa ikut mempersiapkan, termasuk persiapan anggaran untuk Pilkada 2024 itu.

“Meskipun Salatiga tidak masuk dalam 21 kabupaten atau kota di Jateng yang melaksanakan Pilkada 2020, persiapan perlu dimulai dari sekarang terutama terkait dengan anggaran. Karena itu kami berharap Ketua DPRD bisa membantu penganggaran itu,” katanya. (H32-48,58)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *