Aji Santoso Siap Promosikan Pemain Muda

YOGYAKARTA, Suaramerdeka.news – Kabar menggembirakan bagi para pemain muda di skuad PSIM Yogyakarta. Keberadaan pelatih gres di tim berjuluk Laskar Mataram ini, Aji Santoso, membuat peluang para pemain muda di tim tersebut untuk masuk dalam starting eleven terbuka lebar.

Aji memang memiliki track record sebagai pengorbit pemain muda. Juru taktik pemegang lisensi kepelatihan AFC Pro itu mengaku tertarik untuk mendidik pemain muda yang berbakat namun masih minim pengalaman bertanding.

“Kalau memang di sini (PSIM) ada pemain muda berpotensi, tentu akan saya berikan kesempatan. Terutama anak-anak muda di Yogyakarta. Seperti Saddil Ramdhani yang bisa seperti saat ini,” ujar Aji, kemarin.

Apa yang diutarakan pria asal Malang itu beralasan. Sebut saja Saddil Ramdhani merupakan pesepak bola jebolan Aji Santoso International Football Academy atau dikenal ASIFA di Malang. Tak hanya Saddil, pemain binaan ASIFA menghiasi kelompok umur Timnas Indonesia maupun beberapa klub Liga 1 U-19. “Saddil memang punya bakat, tapi dulu dia kurang pengalaman. Seperti ini yang akan saya cari di Yogyakarta,” ujarnya.

Keberanian Aji Santoso memainkan pemain muda pun patut dinanti. Sebab, di klub sebelumnya dia tak ragu memberikan deretan talenta muda kesempatan bermain, bahkan Persela disebut sebagai gudangnya pemain muda. Selain Saddil Ramdani yang moncer di Persela Lamongan dan sekarang bermain di Liga Super Malaysia, ada juga Birrul Walidain, Fahmi Al Ayyubi, Ahmad Nur Hardianto, Ghifari Vaiz Adhitya dan Sugeng Efendi, merupakan sederet talenta muda yang melejit di bawah besutan tangan dingin Aji Santoso.

“Saya tidak takut menurunkan pemain muda. Saya ingin menjadikan pemain muda biasa-biasa aja, menjadi luar biasa. Tentukan saya akan gembleng mereka untuk berprestasi dan mempersiapkan mental, sehingga mampu merealisasikan target yang kita inginkan,” tegas Aji.

Dia pun tak mempedulikan deretan pemain bintang dan pengalaman di skuadnya saat ini. Sebut saja ada Christian Gonzales dan Raphael Maitimo.

“Sekali lagi saya tegaskan jika ada pemain berpotensi kenapa tidak diberi kepercayaan tampil. Lagi pula saya juga baru akan mengenal satu persatu pemain dahulu,” jelasnya.

Aji Santoso didapuk menahkodai PSIM usai pelatih sebelumnya Vladimir Vujovic mengundurkan diri. Aji jelas bukanlah nama baru di belantika sepakbola nasional.

Sebelum merapat ke Laskar Mataram, dirinya sempat membesut deretan kesebelasan Liga 1, seperti Arema FC dan Persela Lamongan, sebelum akhirnya mundur usai rentetan hasil buruk di Liga 1 2019.

Juru taktik yang sempat membesut Timnas U-23 tersebut diikat kontrak hingga akhir musim nanti, dengan opsi perpanjangan jika target promosi ke Liga 1 berhasil tercapai.(K15-36)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort