58 Concert Room: Ikhtiar Memartabatkan Musik dan Musisi Indonesia.

Jakarta, Suaramerdeka.News — Prihatin karena makin sepinya apresiasi dan pengembangan terhadap ekosistem industri musik Indonesia, terutama pada penyanyi dan grup band di tanah air. Ferdy Tahier — pentolan grup band Element– dan sejumlah kawannya, menginisiasi berdirinya 58 Concert Room.

58 Concert Room merupakan program Youtube yang mengangkat tema bincang bincang dengan musisi Indonesia. 58 Concert Room diinisiasi oleh enam persona yang menamakan diri mereka The Creators. Yang terdiri dari Ferdy Tahier, Ricky Kevin, Jones Roma, Acoy, Gada Tahier dan Aditya Pratama.

Ferdy Tahier Element di geladak KM Kartini. (SMNews/Benny Benke).

Ferdy Tahier juga langsung berperan sebagai Host di program ini. 58 Concert Room menghadirkan beragam bintang tamu mulai dari musisi Indonesia senior hingga musisi millenial.

Tidak hanya bincang-bincang santai, disini Aa Ferdy — panggilan akrab main vocal group legendaris Element — juga akan menantang setiap guest star dengan games-games kocak yang ada dj segmen Who’s The Leader dan Nyanyi Lirik Lagu.

Selain itu, penonton bisa menikmati para guest star membawakan musik-musik mereka. Untuk guest star legend, diharapkan akan mengobati rasa rindu penonton akan lagu-lagu legendaris mereka yang dulu populer di era-nya masing-masing.

Beberapa bintang tamu yang pernah hadir dan mengisi acara talkshow antara lain Koes Plus Junior, Element, Bunglon, Caffeine Band, Coboy, 3 Composers, Sandy Canester, Abirama, Ten 2 Five, Devano Danendra dan masih akan berdatangan musisi-musisi Indonesia lainnya.

Nantikan penampilan musisi Indonesia lainnya di program Youtube ini setiap hari Senin dan Kamis. Supaya tidak terlewat setiap episode-nya, subscribe, like dan comment akun Youtube 58 Concert Room.

“Kita mau liat acara di YouTube yang gambar, sound dan konsepnya keren. Di mana semua musisi harus diperlakukan dengan sangat bagus sekali kualitasnya. Sehingga disain produksinya terukur, dan membesarkan hati, ” kata Ferdy ihwal 58 Concert Room di atas geladak KM Kartini yang berlayar di Teluk Jakarta, Kamis (13/02/2020) petang.

KM Kartini bagian dari Jakarta Phinisi. (SMNews/Bb).

Sepenceritaan Ferdy, sejauh ini, 58 Concert Room yang telah masuk episode ke-10, an mendapatkan sambutan musisi sangat posistif dari penikmanya. “Subscribernya belum sampai ratusan ribu, masih dua puluhan ribu, tapi trendingnya terus meningkat,” katanya.

Meski masih bleeding dalam hal keuangan, Ferdy yakin seiring berjalannya waktu, struktur keuangan “mainan” barunya ini akan membaik. Tersebab, channel yang diabuat sekaligus sebagai channel pendidikan di dunia hiburan dan industri dengan segala dinamikanya, “Goal-nya adalah 58 Concert Hall,” katanya.

Di 58 Concert Hall nanti, manajemennya baru akan menggelar even pertunjukan musik live yang diaharapkan dapat mendatangkan sponsor dalam jumlah masif. Yang turunannya, struktur keuangan institusinya menjadi jauh lebih sehat dan mandiri secara finansial. “Sekaligus mampu membayar siapapun yang tampil di even ini dengan skema pembayaran yang adil, ” jelas Ferdy.

CKH Group.

Rilis 58 Concert Room yang ditaja
CKH Group, diadakan berbarengan dengan even Client Gathering, bertempat di Jakarta Phinisi Baywalk Mall. Acara bertajuk “Fun Voyage in The Evening”, di atas kapal KM Kartini yang menyusuri teluk Jakarta ini, digagas CKH Group sebagai bentuk apresiasi untuk para klien loyal yang telah setia menggunakan jasa dari CKH Group.

CKH Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang MICE dan berkantor pusat di Jakarta. Untuk mendukung perannya di dunia MICE, CKH Group memiliki beberapa core business yang bergerak di beragam industri seperti konstruksi atau pembangunan booth pameran, promoter, event & show management, media, outdoor & digital advertising, situs pengembangan karir dan T-shirt brand. (benny benke – 69).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *