50 Orang Dilatih Analisa Ancaman Bencana

SEMARANG – Sebanyak 50 warga Trimulyo dari berbagai elemen masyarakat, dibekali pengetahuan tentang cara menganalisa ancaman bencana, di balai Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk.

Kegiatan bertajuk ”rencana kontinjensi dan pengurangan risiko bencana” itu, merupakan kerja sama mahasiswa kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang (USM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang.

Koordinator kelurahan, Rofiq Fauzan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali masyarakat dalam penguatan FPRB di tingkat kelurahan, mulai dari menganalisa ancaman, kerentanan sampai kapasitas wilayah kelurahan dalam menghadapi adanya kemungkinan bencana yang terjadi. Tak hanya itu, peserta juga dilatih menyusun dokumen rencana kontinjensi kelurahan, terkusus pada bencana banjir.

”Diharapkan dokumen yang dibuat dapat menjadi peraturan dan dijadikan acuan dalam rencana operasi ketika banjir terjadi,” kata Rofik Fauzan seusai acara berlangsung, Senin (27/1).

Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta kepedulian terhadap linkungan sekitar serta pentingnya upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Genuk, khususnya di Kelurahan Trimulyo.

Sementara itu, Lurah Trimulyo, Catarina Nevy Herawati, mengungkapkan, kegiatan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana sangat bermanfaat untuk kader-kader yang selama ini sudah terbentuk dalam kegiatan peduli bencana. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM diperlukan untuk pembekalan diri dalam menangani dan meminimalkan risiko bencana.

”Semoga dengan terbentuknya FPRB di Kelurahan Trimulyo, penguatan ketahanan penanggulangan risiko akan lebih maksimal dalam berkarya dibidang sosial untuk masyarakat Trimulyo dan semakin menyadarkan masyarakat agar lebih peduli dalam menghadapi bencana,” kayanya.

Selain masyarakat umum, pelatihan juga diikuti oleh tokoh masyarakat, Keluarga Tangguh Bencana (Katana), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Karangtaruna dengan menghadirkan fasilitator Didik Nugroho dari FPRB Kota Semarang. (arw-42,58)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *