48.547 Pendaftar Gagal Masuk UNS

SOLO- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima 3.427 calon mahasiswa baru dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 yang diumumkan pada Jumat (14/8/2020) sore.  Dalam pengumuman yang digelar secara  online tersebut,  sebanyak 48.547 pendaftar gagal masuk ke kampus negeri terbesar di Kota Solo tersebut.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengemukakan jumlah 3.427 calon mahasiswa baru tersebut terdiri atas 2.550 calon mahasiswa regular dan 877 calon penerima kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah. “Jumlah calon mahasiswa baru yang menggunakan KIP kuliah di UNS sebesar 26 persen atau sudah di atas ketentuan yakni minimal 20 persen,’’ papar Rektor.

Dikemukakan, jumlah peminat UNS yang mendaftar melalui jalur SBMPTN bertambah 6,6 persen dibanding tahun lalu. Dengan jumlah pendaftar tersebut maka UNS termasuk lima besar terbanyak secara nasional di bawah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Indonesia (UI).

Adapun berdasar hasil nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk bidang sainstek, UNS masuk delapan besar kampus dengan nilai tertinggi.Hal itu menurut Rektor memperlihatkan jika UNS cukup dipandang oleh masyarakat untuk tempat menempuh perkuliahan.

Disinggung mengenai tingkat ketetatan, Prof Jamal menyebut jika untuk peminat jurusan Sainstek sebanyak 27.664 peserta dengan jumlah yang lolos 1.095 peserta yang berarti tingkat keketatan mencapai 1:16.

Sementara untuk jurusan Soshum, peserta sebanyak 24.510 dengan peserta yang diterima  1.732 atau tingkat keketatan 1:14. “Jika dirata-rata, maka tingkat keketatan UNS adalah 1:15, “ paparnya.

Adapun bagi pebdaftar yang gagal masuk UNS melalui jalur SBMPTN, Prof Jamal menyebutkan jika pendaftaran untuk masuk UNS melalui jalur Seleksi Mandiri (SM) yang menggunakan nilai UTBK masih dibuka hingga Minggu (16/8) mendatang. Adapun SM UNS yang menggunakan jalur ujian tulis CBT online sudah ditutup sejak 7 Agustus silam dan ujiannya digelar pada Kamis-Jumat (13-14/8) kemarin secara daring.

Setelah pengumuman yang digelar secara serentak melalui online, Rektor mengimbau agar mereka yang dinyatakan lolos mencermati jadwal untuk registrasi dan daftar ulang yang telah ditentukan. (G13/67)