30 Peserta Ikuti Pelatihan Konservasi Biofarmaka

BOYOLALI – PT Pertamina (Persero) melalui Terminal BBM Boyolali menggelar pelatihan pengembangan konservasi biofarmaka atau tanaman obat. Kegiatan bekerjasama dengan Kebun Raya Indrokilo Boyolali dengan tema ”Konservasi dan Manfaat Biofarmaka bagi Pelestarian Lingkungan dan Wisata Edukasi”.

Pelatihan dilaksanakan pada Selasa (17/9) menyasar pengelola kawasan ecoedutourism Bukit Wonopotro di Desa Blumbang, Kecamatan Klego. Sebanyak 30 peserta mengikuti rangkaian pelatihan.

Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi dari Kebun Raya Indrokilo. Meliputi materi teknik eksplorasi, teknik identifikasi, teknik perawatan, dan teknik penataan tanaman biofarmaka di taman pamer.

Kegiatan konservasi biofarmaka merupakan salah satu program unggulan keanekaragaman hayati TBBM Boyolali. Pengembangan Biofarmaka di Kawasan Bukit Wonopotro mulai diinisiasi sejak tahun 2018.

Terminal BBM Boyolali, Mangku Hidayat Basuki, dalam sambutannya mengungkapkan, PT Pertamina Terminal BBM Boyolali selalu berkomitmen mendukung misi perbaikan dan pelestarian lingkungan. Salah satunya dengan melakukan pelatihan peningkatan kemampuan SDM untuk perawatan biofarmaka. ”Kami harapkan dengan bekal ilmu dari pelatihan tersebut, masyarakat sekitar sadar dan mampu mengelola Kawasan Wonopotro dengan wawasan konservasi” ungkapnya.

Ditambahkan, selain kegiatan konservasi biofarmaka, terdapat kegiatan konservasi rusa timor dan rehabilitasi lahan kritis di kawasan Bukit Wonopotro, Desa Blumbang. Upaya rehabilitasi lahan kritis di Kawasan Bukit Wonopotro berupa kegiatan penanaman 1.000 pohon jati pada tahun 2014.

Sedangkan kegiatan konservasi rusa timor dimulai sejak tahun 2015 dengan jumlah awal 2 ekor dan kini sudah menjadi 9 ekor. Kedepannya, Kawasan Bukit Wonopotro ini harapannya dapat berkembang menjadi kawasan konservasi.

”Dapat digunakan untuk wahana edukasi, rekreasi, dan kegiatan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya. (G10-65)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *