297 Bidang Tanah Wakaf Belum Tersertifikasi

BWI Salatiga Bagikan 100 Paket Sembako

SALATIGA – Di Kota Salatiga terdapat 691 bidang tanah wakaf dengan luas 24,54 hektare yang dipakai untuk masjid/mushala, lembaga pendidikan (TPQ/madrasah) dan pesantren, makam, dan lainnya. Dari 691 bidang tanah wakaf tersebut, sebanyak 394 bidang tanah wakaf (14 hektare) sudah bersertifikat dan sebanyak 297 bidang tanah wakaf (10,5 hektare), belum bersertifikat.
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Salatiga, Drs KH Nurudin MPdI , di sela-sela kegiatan sosial BWI membagikan 100 paket sembako kepada warga dhuafa di Kota Salatiga dan sekitarnya, Selasa (4/8). ”Tanah wakaf yang belum bersertifikat itu rata-rata bermasalah. Bermasalah karena sertifikat hilang, terbakar, atas nama orang banyak, dan persoalan lainnya. Ini menjadi kesulitan tersendiri. Kami berharap ke depan semua bidang tanah wakaf bisa bersertifikat,” kata Nurudin yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.
Menurutnya, sertifikasi tanah wakaf salah satu tujuannya agar kelak tidak menimbulkan masalah, karena tidak bisa diwariskan. Ketua Badan Pelaksana BWI Salatiga, Drs KH Abdul Basith MPdI menambahkan, pihaknya mengupayakan sosialisasi dan mendorong masyarakat, agar segera mengurus sertifikasi tanah wakaf. ”BWI Cabang Salatiga akan membantu prosesnya dan tidak ada biaya sertifikasi tanah. Proses pendaftaran di KUA setempat,” kata Abdul Basith didampingi Notaris H Supriyadi SH SpN (Divisi Kelembagaan dan Bantuan Hukum).
Adapun bantuan 100 paket secara simbolis diserahkan Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM dan seluruh pengurus BWI Salatiga kepada perwakilan penerima, di rumah dinas wali kota Jl Diponegoro. Paket sembako terdiri atas beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, paket mi instan, teh, dan kecap. Hadir dalam kegiatan itu anggota Dewan Pertimbangan BWI Salatiga KH Sumyani Aziz, Dr KH Imam Sutomo MAg, Dr KH Mubasirun MAg (wakil ketua Badan Pelaksana), Hj Siti Handayani SE MM (sekretaris Badan Pelaksana), Drs H Pramusinta MKes (bendahara Badan Pelaksana), dan KH Mudatsir MSi (Divisi Humas). Diharapkan bantuan itu bisa mengurangi beban para penerima yang kebanyakan terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. (H2-68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort