28 Anak Lolos ke Final Audisi di Kudus

KARANGANYAR – Sebanyak 28 penerima supertiket dari laga beasiswa bulu tangkis Djarum di GOR RM Said Karanganyar terpilih dari 289 pebulutangkis U-11 dan U-13. Mereka berasal dari Solo Raya, Pekalongan, Lombok, dan juga Tulungagung Jatim.
”Mereka harus berlaga pada pertandingan final untuk berebut tempat masuk asrama Djarum bergabung dengan anak-anak yang tersaring setiap tahun dalam audisi,” kata manajer pelatih Fung Permadi, Selasa (29/10).
Saat ditanya kualitas para penerima supertiket tersebut, Fung mengatakan, masih terlalu dini untuk menilai, karena mereka masih harus bersaing dengan anak hasil saringan dari daerah lain seperti Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.
Termasuk dari luar Pulau Jawa pada saat audisi tahun lalu yang tersaring dari 5.600-an anak yang kemudian diambil 30-an anak untuk masuk asrama. Di saat era youtube seperti sekarang, yang dari luar Jawa pun bisa sama kualitasnya dengan anak dari Jawa.
Karena itu tinggal kemauan dari anak-anak tersebut ditambah kelebihan pelatih yang membinanya selama ini. Sangat mungkin mereka memiliki potensi yang sangat bagus. Sebab mereka bisa mencontoh pemain idolanya lewat youtube.
Karena itu persaingan masih panjang. Mereka akan bersaing dulu dalam final di Kudus, setelah itu bersaing dengan anak-anak yang berhasil masuk asrama dan dibina PB Djarum. Selain itu juga bersaing dengan pemain asli binaan PB Djarum yang sudah dibina selama ini.(an-29)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *